Kabid Humas Polda Banten, AKBP Shinto Silitonga. ANTARA
Kabid Humas Polda Banten, AKBP Shinto Silitonga. ANTARA

Oknum Polisi Smackdown Mahasiswa Dijerat Pasal Berlapis dan Ditahan

Nasional Penganiayaan Demonstrasi Mahasiswa polisi smackdown mahasiswa
Antara • 15 Oktober 2021 21:19
Tangerang: Bidang Propam (Bidpropam) Polda Banten memberikan sanksi tegas terhadap oknum Brigadir NP yang menganiaya mahasiswa pengunjuk rasa di Tangerang dengan pasal berlapis dan penahanan.
 
Kabid Humas Polda Banten, AKBP Shinto Silitonga, mengatakan pemberian sanksi dan penahanan tersebut merupakan buntut dari tindakan refresif yang dilakukan olehnya pada pengamanan aksi pengunjuk rasa di Tangerang pada Rabu, 13 Oktober 2021.
 
"Saat ini oknum Brigadir NP dilakukan penahanan di Bidpropam Polda Banten," kata Shinto dalam keterangan tertulis, Jumat, 15 Oktober 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Kasus Covid-19 Aktif di Kota Bekasi Tersisa 0,03%
 
Dia menjelaskan hasil dari pemeriksaan terhadap NP oleh Bidpropam Polda Banten menjerat dengan pasal berlapis sesuai dengan aturan internal kepolisian, sehingga sanksi tersebut menjadi lebih berat.
 
"Sejak hari ini, status NP yaitu terduga pelanggar," jelasnya.
 
Sementara Kapolresta Tangerang, Kombes Wahyu Sri Bintoro, memberikan sikap setelah puluhan massa mahasiswa Tangerang melakukan aksi unjuk rasa di Mapolresta setempat.
 
Ia mengatakan siap dicopot dari jabatannya apabila tindak kekerasan yang serupa terjadi lagi, tepatnya saat pengamanan aksi unjuk rasa.
 
"Kami telah membuat pernyataan bahwa anggota kami menjadi tanggung jawab apabila mengulangi perbuatannya lagi. Jadi saya siap mengundurkan diri," kata Wahyu.
 
Ia juga meyakinkan kepada puluhan mahasiswa tersebut bahwa tindakan kekerasan atau refresif tidak akan terjadi lagi di wilayah hukumnya. Kemudian Wahyu juga mengungkapkan bahwa untuk kondisi korban saat ini sudah membaik dan sudah beraktivitas seperti biasa.
 
Sehingga pada hari esok korban MFA dapat segera pulang ke rumahnya.
 
"Allhamdulilah kondisinya sudah membaik, dan besok juga sudah bisa pulang karena MFA mau ikut ujian di kampusnya," ujar Wahyu.
 
 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif