Klaten: Demi mencapai target vaksinasi covid-19 pada akhir 2021, tim Satgas Covid-19 Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menggelar vaksinasi berhadiah sepeda motor. Sasaran utamanya adalah pedagang pasar.
"Kita akan lakukan di tiga pasar tradisional di Kabupaten Klaten untuk menarik simpati warga mengikuti vaksin," kata Bupati Klaten, Sri Mulyani, dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia, di Metro TV, Rabu, 8 Desember 2021.
Sri mengatakan target vaksinasi di Kabupaten Klaten pada akhir 2021 sebesar 80 persen. Hingga November 2021, vaksinasi telah mencapai 78,9 persen. Ia optimistis pada Desember 2021 target vaksinasi dapat tercapai.
Baca: 1,1 Juta Orang Disuntik Vaksin Covid-19 pada 7 Desember
Upaya ini diharapkan dapat menarik simpati warga yang belum divaksin, khususnya pedagang yang kesulitan meninggalkan aktivitas berjualan di pasar.
Untuk mencegah penularan covid-19 selalu pakai masker dan ikuti vaksinasi. Masker terbukti menekan risiko penularan hingga 80 persen. Vaksinasi mengurangi risiko kematian hingga 73 persen. (Imanuel Rymaldi Matatula)
Klaten: Demi mencapai target
vaksinasi covid-19 pada akhir 2021, tim Satgas Covid-19 Kabupaten Klaten,
Jawa Tengah, menggelar vaksinasi berhadiah
sepeda motor. Sasaran utamanya adalah pedagang pasar.
"Kita akan lakukan di tiga pasar tradisional di Kabupaten Klaten untuk menarik simpati warga mengikuti vaksin," kata Bupati Klaten, Sri Mulyani, dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia, di
Metro TV, Rabu, 8 Desember 2021.
Sri mengatakan target vaksinasi di Kabupaten Klaten pada akhir 2021 sebesar 80 persen. Hingga November 2021, vaksinasi telah mencapai 78,9 persen. Ia optimistis pada Desember 2021 target vaksinasi dapat tercapai.
Baca:
1,1 Juta Orang Disuntik Vaksin Covid-19 pada 7 Desember
Upaya ini diharapkan dapat menarik simpati warga yang belum divaksin, khususnya pedagang yang kesulitan meninggalkan aktivitas berjualan di pasar.
Untuk mencegah penularan covid-19 selalu pakai masker dan ikuti vaksinasi. Masker terbukti menekan risiko penularan hingga 80 persen. Vaksinasi mengurangi risiko kematian hingga 73 persen.
(Imanuel Rymaldi Matatula) Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UWA)