Tangkapan layar Metro TV
Tangkapan layar Metro TV

Masa Karantina Sapi Diperpanjang, Biaya Pakan Membengkak

MetroTV • 19 Mei 2022 13:50
Mamuju: Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) memukul para pedagang sapi di sejumlah daerah. Tak terkecuali di Mamuju, Sulawesi Barat. 
 
Terlebih, masa karantina sapi kini diperpanjang menjadi 14 hari. Para pedagang kelabakan karena harus mengelurkan lebih banyak lagi biaya untuk pakan. 
 
Stasiun Karantina Pertanian Kelas II di Desa Botteng, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, resmi menambah masa karantina. Para peternak maupun pedagang sapi yang memasarkan sapinya ke Kalimantan Timur lantas menjerit. Pasalnya, biaya pakan sapi selama karantina membengkak. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lukman, seorang pedagang sapi, mengaku harus membeli pakan sapi hingga Rp2 juta per hari untuk 70 ekor sapinya yang dikarantina. Dengan tambahan 14 hari masa karantina, maka dia harus lebih banyak lagi mengeluarkan biaya pakan.
 
“Untuk hari ini saya sudah beli rumput gajah seikat Rp20 ribu dikali 100 ikat,” kata Lukman, pedagang sapi, dalam tayangan Headline News, Metro TV, Kamis, 19 Mei 2022. 
 
Baca: 2 Kecamatan Suspek PMK, Pemkot Surabaya Terapkan Lockdown Wilayah
 
Wabah PMK yang terjadi di berbagai daerah juga mengakibatkan jumlah pengiriman sapi milik Lukman berkurang, dari 100 menjadi 70 ekor. Hal ini terjadi lantaran ada kekhawatiran jika sapi terinfeksi PMK ikut terangkut. (Fatha Annisa)
 
(UWA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif