Ilustrasi kawasan Ecowisata Orchid Forest Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Dokumentasi/ istimewa
Ilustrasi kawasan Ecowisata Orchid Forest Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Dokumentasi/ istimewa

Jabar Konsep Wisata Alam dan Homestay

Roni Kurniawan • 18 Februari 2022 18:46
Bandung: Pemerintah Provinsi Jawa Barat fokus mengembangkan konsep wisata tanpa merusak alam. Hal itu seiring dengan target 40 juta wisatawan datang ke Jabar pada 2022 ini.
 
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Diparbud) Jabar, Benny Bachtiar, mengatkan hal tersebut sesuai arahan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dalam pengembangan wisata alam di Jabar sama sekali tidak boleh merusak atau mengubah alam.
 
"Seperti di perkebunan teh, jangan mengubah lanskap kebun tehnya, tetapi cukup dengan membuat skywalk dari kayu, lalu menjadi instagramable," kata Benny Bachtiar, di Kota Bandung, Jumat, 18 Februari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Penambahan Kasus Covid-19 di Kota Bogor Tembus 1.000 Dalam Sehari
 
Demikian juga dengan konsep homestay diakui Benny, Jabar akan terus mendorong pengembangan konsep tersebut agar masyarakat di sekitar lokasi wisata mendapat menafaat ekonomi langsung dari wisatawan baik dalam maupun luar negeri.
 
"Tinggal kita mendorong peningkatan kualitas ruang tidur yang rapi, kemudian toilet atau kamar mandi yang berstandar internasional, misalnya. Kan itu kesan pertama yang akan dinilai wisatawan ketika mereka melakukan homestay," jelas Benny.
 
Benny bercerita era tahun 80-an di Pangandaran belum ada hotel banyak seperti sekarang, maka konsep homestay yang digunakan sehingga dapat menarik wisatawan.
 
"Nah itu akan kita coba hidupkan dan kembangkan kembali di objek wisata kita sekarang," ungkapnya.
 
Sebelumnya Disparbud Jabar meluncurkan West Java Calendar of Event (Coe) 2022. Ada 50 event yang akan ditampilkan di seluruh kabupaten/kota sepanjang tahun 2022, untuk menarik wisatawan.
 
"50 event itu hasil kurasi dari 260 event yang diajukan kabupaten/kota, setelah disaring oleh para ahli, maka ada 50 event yang dinilai layak jual. Karena seperti pesan Pak Gubernur, kita harus menampilkan atraksi wisata yang layak jual, dan harus sesuai selera pasar" ujar Benny.
 
 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif