Kepala dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Handry Pasandaran. ANTARA/Jerusalem Mendalora.
Kepala dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Handry Pasandaran. ANTARA/Jerusalem Mendalora.

Dinkes Sangihe Minta Warga Waspada Penyakit Hepatitis

Nasional penyakit menular Hepatitis Akut
Antara • 08 Mei 2022 09:03
Sangihe: Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara, meminta masyarakat di daerah itu agar mewaspadai penyakit Hepatitis.
 
"Kami minta kepada semua masyarakat agar mewaspadai penyakit Hepatitis," kata Kadis Kesehatan Sangihe, Handry Pasandaran, di Tahuna, Minggu, 8 Mei 2022.
 
Menurut dia, temuan kasus yang dirilis terjadi di Inggris Raya mengharuskan Badan Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan Hepatitis Akut sebagai kejadian luar biasa (KLB).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini menjadi tanda awas, agar masyarakat lebih memperhatikan kesehatan terutama untuk anak-anak usia satu bulan hingga 5 tahun," kata dia.
 
Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara telah menerbitkan Surat kewaspadaan nomor: 440 per 4 Mei 2022 yang sudah diterima oleh Dinas Kesehatan Daerah Kepulauan Sangihe.
 
“Kami telah menerima tembusan Surat dari Pemerintah Provinsi dan telah disebar ke semua puskesmas dan rumah sakit di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe," ungkap dia.
 
Baca juga: Anak 7 Tahun di Tulungagung Meninggal Terkonfirmasi Terjangkit Hepatitis Akut
 
Dinas Kesehatan meminta kepada semua masyarakat agar tetap menjaga kebersihan dengan cara rutin mencuci tangan, membersihkan seluruh tubuh seperti yang dilakukan saat ini dalam upaya mencegah penyebaran covid-19.
 
Gejala klinis pada kasus yang teridentifikasi adalah sakit perut, muntah-muntah dan diare, ada juga gejala kuning pada kulit dan mata kekuningan, buang air kecil berwarna teh tua atau buang air besar berwarna pucat, ada yang kejang, penurunan kesadaran dan juga ada peningkatan enzim hati.
 
"Temuan kasus hepatitis akut harus diwaspadai dan jika menemui gejala seperti itu diharapkan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan supaya mendapatkan penanganan," kata dia.
 
Temuan Kasus Hepatitis Akut pertama kali terjadi pada 5 April 2022 di Inggris Raya, yaitu 10 kasus pada anak-anak usia 11 bulan hingga 5 tahun dari Januari hingga Maret 2022 di Skotlandia Tengah.
 
Tercatat lebih dari 170 kasus dilaporkan oleh lebih dari 12 negara di Eropa, Amerika, dan Asia.
 
"Di Indonesia dalam rentang 2 minggu terakhir hingga 30 April 2022, dilaporkan ada tiga pasien anak yang dirawat di rumah sakit di Jakarta dengan dugaan Hepatitis Akut yang belum diketahui penyebabnya dan telah meninggal dunia," jelasnya.

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif