Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X (kiri). Medcom.id/ahmad mustaqim
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X (kiri). Medcom.id/ahmad mustaqim

Sultan Minta Maaf, Omzet Pedagang Malioboro Anjlok

Nasional pariwisata daerah yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X
Ahmad Mustaqim • 11 November 2020 12:54
Yogyakarta: Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta maaf atas anjloknya omzet pedagang, termasuk pedagang kaki lima (PKL) di Malioboro. Jatuhnya omzet pedagang terjadi sejak uji coba semi pedestrian di Malioboro.
 
"Saya mohon maaf kalau ada yang merasa dirugikan. Tapi harapan saya kalau tidak begitu ya kita tidak bisa ujicoba," kata Sri Sultan di Markas Brimob Polda DIY, Rabu, 11 November 2020.
 
Ia mengatakan, situasi saat ini masih belum diputuskan akan dilakukan seterusnya. Ia memperkirakan pembenahan masih memungkinkan dilakukan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ya uji coba itu ya ujicoba, bukan fakta (permanen). Uji cobanya fakta tapi bukan itu (dilakukan) permanen, ya uji coba," ucap Sultan.
 
Menurut dia, pemerintah akan mengevaluasi dari hasil pengamatan petugas di lapangan. Kelebihan dan kekurangan dalam proses uji coba akan dibahas lanjut.
 
Baca:Uji Coba Semi Pedestrian Malioboro Buat Omzet PKL Menurun
 
"Kalau memang tidak pas ya kita ubah. Bukan berarti apa yang kita lakukan mesti seperti itu kan namanya ujicoba," kata dia.
 
Ia tak keberatan jika masyarakat yang terdampak uji coba menyampaikan pendapat atau keberatan. Ia mengaku keberatan akan ditampung dan jadi salah satu pertimbangan.
 
"Kalau ada yang keberatan sampaikan, sehingga kita nanti juga kebijakannya pilihan terbaik," kata Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini.
 
Sejak uji coba semi pedestrian di Malioboro, 3 November 2020, omzet pedagang menurun tajam. Perkumpulan Pengusaha Malioboro Ahmad Yani (PPMAY), menyebut, penurunan omzet mencapai 80 persen.
 
Uji coba semi pedestrian ini menyebabkan sejumlah ruas jalan jadi satu arah. Hal ini membuat minat pengunjung singgah menurun karena sejumlah alasan. Uji coba ini dilakukan hingga 15 November 2020.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif