Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, bersama jajaran di Posko Crisis Center, Terminal 2 D Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin, 11 Januari 2021. Medcom.id/ Hendrik SImorangkir
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, bersama jajaran di Posko Crisis Center, Terminal 2 D Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin, 11 Januari 2021. Medcom.id/ Hendrik SImorangkir

Menhub Maksimalkan Pencarian Korban Sriwijaya Air

Nasional Sriwijaya Air Jatuh Sriwijaya Air Hilang Kontak Pesawat Sriwijaya Air Sriwijaya Air SJ182 Sriwijaya Air Indonesia Sriwijaya Air Jakarta to Pontianak
Hendrik Simorangkir • 11 Januari 2021 17:11
Tangerang: Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, memastikan seluruh stakeholder telah memaksimal melakukan pencarian korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182.
 
Budi berharap hasil pencarian bisa maksimal dan memberikan jawaban terhadap harapan para keluarga korban.
 
"Kita konsentrasi untuk pencarian korban. Kemarin setelah ke lokasi, kita terus berkoordinasi dan sudah mendapatkan suatu hasil yang lebih baik terkait pencarian," kata Budi di Posko Crisis Center Sriwijaya Air Terminal 2 D, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin, 11 Januari 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Bandung Berlakukan PSBB Proporsional
 
Budi mengaku telah meminta Jasa Raharja untuk memberikan pelayanan terbaik terhadap keluarga korban penumpang Sriwijaya Air SJ 182. Termasuk di antaranya permintaan dari keluarga korban untuk dimakamkan di kota asalnya.
 
"Tidak saja Jakarta dan Pontianak, tapi juga beberapa kota," jelas Budi.
 
Sementara Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Thahjono, menuturkan pihaknya telah membuat triangle untuk mempersempit pencarian black box. Bahkan pihaknya akan menurunkan Kapal Taruna Jaya untuk melakukan pencarian black box tersebut.
 
"Tadi malam tim sudah menurunkan perahu karet di sekitaran jatuhnya pesawat dan membikin istilahnya triangle untuk mempersempit pencarian black box. Karena black box ini sangat vital untuk mengetahui semuanya," jelas Soerjanto.
 
Dirut Jasa Raharja, Budi Rahardjo Slamet, menjelaskan pihaknya akan memberikan santunan ke keluarga korban setelah mendapat secara resmi identitas para korban dari pihak terkait.
 
"Kami menyampaikan untuk bisa memperoleh santunan, kami tengah berkoordinasi dengan pihak DVI Polri untuk mendapatkan data para korban. Dengam diperolehnya identitas ini, kami akan segera menyampaikan santunan," ungkap Budi.
 
 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif