Ilustrasi / Medcom.id
Ilustrasi / Medcom.id

Wali Kota Surabaya Tepis Hoaks Bahaya Konsumsi Daging Sapi Imbas PMK

Nasional Hewan Ternak penyakit menular sapi surabaya
Clicks.id • 11 Mei 2022 14:51
Surabaya: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menepis kabar hoaks yang beredar di WhatsApp Group (WAG) tentang bahaya makan daging sapi karena ada Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di beberapa wilayah di Jawa Timur. Dia meminta masyarakat tidak percaya isu tersebut.
 
“Kabar meresahkan itu beredar terkait munculnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di Jatim. Sangat berbahaya bagi yang suka mencari referensi dan mudah percaya pada Universitas Broadcast WhatsApp,” kata Eri mengutip instagram pribadinya, @ericahyadi_ Rabu, 11 Mei 2022.
 
Eri menegaskan hoaks ini sangat merugikan pelaku UMKM apalagi yang menggunakan bahan dasar daging. Apalagi, Eri menyebut penyakit PMK tidak menular ke manusia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Sangat merugikan para pelaku usaha, pedagang bakso, soto daging, dan sebagainya. Yang sebagian besar diantaranya adalah pelaku usaha kecil,” kata Eri.
 
“Padahal jelas bahwa penyakit hewan ini tidak menular ke manusia alias bukan zoonosis,” tambahnya.
 
Baca: 1.200 Sapi di Aceh Tamiang Terinfeksi PKM, Pasar Hewan Lockdown
 
Eri menjelaskan saat ini Pemkot Surabaya juga memperketat pengecekan dokumen surat dan kesehatan hewan ternak yang datang ke Surabaya. Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya pun rutin melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh kandang dan mobil pengangkut hewan untuk meningkatkan biosafety dan biosecurity.
 
“RPH Surabaya sendiri telah diuji sampel PMK oleh Pusat Veteriner Farma (Pusvetma) dengan mengambil 61 sampel serum ternak potong. Hasilnya, semua sampel negatif,” katanya.
 
RPH Surabaya juga memastikan tidak menerima hewan ternak dari 4 wilayah terjangkit PMK untuk dipotong di RPH. “Jadi tidak usah khawatir. Makan daging sapi dan kambing aman. Juga pasti tambah terasa enak kalau ditraktir,” katanya

 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif