Desa Wadas yang menjadi lokasi tambang untuk proyek Bendungan Bener (Dok. Medcom.id)
Desa Wadas yang menjadi lokasi tambang untuk proyek Bendungan Bener (Dok. Medcom.id)

Mengenal Bendungan Bener yang Membuat Desa Wadas Mendadak Viral

Rendy Renuki H • 09 Februari 2022 15:30
Jakarta: Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo, Jawa Tengah mendadak viral. Bukan tanpa sebab, banyak terjadi intimidasi dan penangkapan warga Desa Andesit yang menolak lahannya dijadikan tambang.
 
Menurut laporan, aparat gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP berbondong awalnya datang untuk mengawal petugas melakukan pengukuran lahan untuk keperluan tambang.
 
Namun, mereka justru melakukan intimidasi dan penangkapan warga. Mereka menindak warga yang menolak pembebasan lahan seluas 124 hektare untuk dijadikan tambang batu andesit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Diketahui, hasil tambang batuan beku vulkanik itu akan digunakan sebagai bahan material membangun Bendungan Bener. Namun di satu sisi, warga menolak penambangan tersebut lantaran kuatir mencemari lingkungan.
 
Pasalnya, warga Desa Wadas mengandalkan mata air dari pegunungan wilayah tersebut. Belum lagi, mayoritas warga desa berprofesi sebagai petani dan takut lahan sawahnya tercemar.

Proyek strategis nasional

Melansir situs Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), Bendungan Bener merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ditunjuk sebagai penanggung jawab proyek pembangunan Bendungan Bener
 
Total investasi yang dikucurkan untuk proyek itu mencapai Rp2,060 triliun. Adapun sumber dana investasi pembangunan Bendungan Bener berasal dari anggaran pendapatan belanja negara (APBN).
 
Rencananya, Bendungan Bener akan mulai dioperasikan pada 2023. Sedangkan konstruksi pembangunan bendungan telah digarap sejak 2018.

Kapasitas Bendungan Bener

Masih dalam laporan yang sama, Bendungan Bener akan memiliki kapasitas tampung 100,94 meter kubik. Sumber air Bendungan Bener berasal dari Sungai Bogowonto yang menjadi salah satu sungai terbesar di Jawa Tengah.
 
Bendungan yang dibangun 8,5 kilometer dari Kota Purworejo itu diklaim akan mendukung proyek ketahanan pangan. Pasalnya bendungan itu diharapkan bisa mengairi lahan seluas 15.069 hektare.
 
Selain itu, Bendungan Bener juga diproyeksikan bisa menyediakan pasokan air baku sebesar 210 meter kubik per detik. Serta dapat menghasilkan listrik mencapai 6 megawatt.
 
Menurut data Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak, Bendungan Bener akan mengurangi potensi terjadinya banjir. Terutama di wilayah Purworejo dan Kulonprogo dengan nilai reduksi banjir 8,73 juta meter kubik.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif