Kegiatan promosi yang sempat diunggah Holywings melalui akun Instagram. (Medcom.id/Yona)
Kegiatan promosi yang sempat diunggah Holywings melalui akun Instagram. (Medcom.id/Yona)

Puluhan Kader GP Ansor Kota Bandung Geruduk Holywings

Antara • 26 Juni 2022 20:34
Bandung: Sebanyak 30 orang yang mengatasnamakan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kota Bandung mendatangi salah satu outlet Holywings Indonesia di Jalan Karangsari, Kota Bandung, Jawa Barat. Wakil Sekretaris GP Ansor Kota Bandung Mohamad Grandy mengatakan kedatangannya untuk mengantarkan surat somasi terkait promosi yang dilakukan Holywings Indonesia dengan cara membagikan minuman keras gratis bagi tamu bernama Muhammad.
 
Dalam surat somasi yang ditandatangani oleh Ketua GP Ansor Kota Bandung Nasrullah Jamaludin dan Sekretarisnya Dery Jamaludin Basari MM, GP Ansor Kota Bandung menyatakan beberapa hal. Pertama, GP Ansor menilai kegiatan promosi dengan mengaitkan minuman beralkohol dengan nama Muhammad sebuah penghinaan, pelecehan, dan penistaan Yang Mulia Nabi Besar Muhammad.
 
"Kedua, kami menilai bahwa upaya promo ini bertujuan untuk merusak akhlak dan masa depan generasi muda khususnya umat Islam yang dalam ajarannya jelas-jelas mengharamkan minuman keras," kata Mohamad, Minggu, 26 Juni 2022.
 
Ketiga, GP Ansor Kota Bandung menilai sampai detik ini belum ada upaya yang tulus dan serius dari pemilik Holywings untuk meminta maaf kepada publik. Atas dasar hal tersebut, secara resmi GP Ansor Kota Bandung menuntut agar pemilik Holywing Indonesia segera tampil ke publik untuk meminta maaf atas tindakan penghinaan yang mereka lakukan.
 
Baca: Temukan Miras Kadar Alkohol 40%, Pemkot Bogor Segel Elvis Kafe Terafiliasi dengan Holywings

 Selain itu, lanjut dia, GP Ansor mendesak aparat penegak hukum segera melakukan proses hukum terhadap semua pihak yang terlibat dalam kegiatan promosi tersebut tanpa pandang bulu.
 
"Dan yang terakhir, mereka juga menuntut pimpinan manajemen Holyings Bandung Karangsari melakukan klarifikasi atas keterkaitan dan keterlibatan mereka dalam kasus ini," ucapnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Grandy menegaskan GP Ansor Kota Bandung memberikan waktu 2x24 jam sejak surat somasi diterima untuk Holywings Indonesia untuk memenuhi semua tuntutan mereka.
 
"Jika dalam waktu 2x24 jam pihak Holywings Indonesia tidak dapat memenuhi tuntutan tersebut maka kami akan datang kembali ke Holywings dengan membawa seluruh kader GP Ansor maupun Banser yang ada di Kota Bandung," tegasnya.
 
Selama menunggu waktu 2x24 jam, ia mengimbau agar kader ansor maupun banser yang ada di Kota Bandung dapat menahan diri dan tidak melakukan tindakan apapun. Akan tetapi, ia juga meminta kepada seluruh kader dan PAC GP Ansor serta Satkoryon Banser untuk dapat merapatkan barisan.
 
"Jika ternyata pihak Holywings tidak dapat memenuhi tuntutan kita maka akan kembali bergerak bersama-sama sesuai dengan semboyan kita Ansor Maju Satu Barisan, Seribu Rintangan Patah Semua," lanjut dia.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif