Ilustrasi gunung meletus. (FOTO: MI/PALCE AMALO)
Ilustrasi gunung meletus. (FOTO: MI/PALCE AMALO)

Gunung Gamalama Berpotensi Semburkan Abu Vulkanik

Antara • 18 Juli 2015 06:20
medcom.id, Maluku: Gunung Gamalama di Kota Ternate, Maluku Utara  masih berstatus waspada level II tetapi berpotensi menyemburkan abu vulkanik. Pasalnya, sampai saat ini, aktivitas vulkanik di gunung berapi itu belum menunjukkan penurunan.
 
Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Gamalama Darno Lamane di Ternate masih terus memantau aktivitas vulkanik Gunung Gamalama. Menurut dia, dari hasil pengamatan Jumat (17/7/2015) dari pukul 06.00 hingga 12.00 WIT tercatat gempa tremor hembusan amplitudo 0,5-2 mm dan secara visual abu vulkanik teramati tebal setinggi 1000 meter dari permukaan kawah Gunung Gamalama.
 
Sejak Pagi, Gunung Gamalama tercatat mengalami enam kali gempa tektonik jauh, amplitude 44 mm, S-P 0.32-11.14 detik dengan lama gempa tercatat 130.61 detik. Selain itu, kata Darno, masih terdengar suara gemuruh lemah di kawah gunung. Gamalama juga masih beraktivitas mengeluarkan abu tipis yang  condong ke arah barat Pulau Ternate.

Darno menyatakan, Pos Pengamatan juga mencatat Gunung Gamalama satu kali mengalami gempa hembusan selama 7,15 detik yang disertai dengan semburan abu vulkanik yang berwarna kehitaman. Bahkan, gempa tremor yang terekami hingga Jumat, telah terjadi
sekali dan menyemburkan abu vulkanik dan saat ini gempa menjelang letusan memang terekam tidak terlalu signifikan.
 
"Hingga Jumat ini, aktivitas Gunung Gamalama masih menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik, tetapi statusnya masih berada di level waspada level II," kata Darno.
 
Dia menambahkan, sampai saat ini, Gunung Gamalama masih terjadi gempa tremor, gempa vulkanik ,dan gempa hembusan yang disertai abu tipis. Darmo belum memastikan aktivitas vulkanik Gunung Gamalama ini akan mengalami peningkatan atau penurunan, namun pos pengamatan gunung api terus memantau kondisi terkini.
 
Darno mengatakan, masyarakat di lereng Gunung Gamalama masih bisa beraktivitas seperti biasa, tetapi tidak boleh mendekati kawah minimal dari radius 1,5 km. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi tidak benar mengenai aktivitas erupsi Gunung Gamalama.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OGI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>