AFP/Dinda Nuswantara
AFP/Dinda Nuswantara

BNPB dan BPBD Fokus Evakuasi Korban Selama Masa Darurat

Desi Angriani • 15 Desember 2014 19:16
medcom.id,Jakarta: Pemerintah Kabupaten Banjarnegara mengeluarkan status tanggap darurat bencana longsor mulai 4 sampai 19 Desember 2014. Selama masa tanggap darurat itu, BNPB dan BPBD setempat fokus melakukan evakuasi korban.
 
"Selanjutnya status tersebut bisa diperpanjang melihat kondisi di lapangan. Saat ini fokusnya adalah pencarian korban dan pembersihan jalan," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Kantor BNPB Jl. Juanda No. 36, Jakarta, Senin (15/12/2014)
 
Setelah mencapai masa tenggat tanggap darurat maka BNPB akan meminta persetujuan warga untuk menghentikan pencarian korban."Karena apabila sudah lewat masa itu kecil kemungkinan masih ada korban selamat," ujarnya

Sutopo mengatakan, sebanyak dua ribu personil tim gabungan telah dikerahkan untuk mencari 57 jiwa korban yang belum ditemukan. Kata dia, dari 51 korban tewas 45 sudah diidentifikasi dan 6 jenasah belum dapat diidentifikasi. Selain itu, 12 alat berat dari Kementerian PU Pera juga diturunkan membersihkan longsoran jalan.
 
"Saat ini ruas jalan Banjarnegara-Pekalongan masih belum bisa dilalui. Kita perlu memberikan apresias kepada tim, juga relawan yang semangat membantu atas panggilan kemanusiaan," tutur Sutopo
 
Untuk diketahui, dari rekonstruksi pemetaan longsor, daerah yang terlanda longsor sekitar 17 hektar. Jarak luncuran longsor dari puncak hingga titik akhir sepanjang 1,2 km. Material meluncur kurang dari 5 menit dan menimbun 43 rumah. Sementara total pengungsi hingga saat ini ada 577 jiwa yang tersebar di sepuluh titik posko pengungsian.
 
Jumlah tersebut terdiri dari warga Dusun Jemblung sebanyak 200 jiwa. 377 orang lainnya adalah warga dari dusun sekitar yang ikut terdampak longsoran.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OJE)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>