medcom.id, Sumedang: Kepergian Een Sukaesih menyisakan duka mendalam bagi anak-anak didiknya. Sang Guru menghembuskan napas terakhir sekira pukul 15.20 WIB, Jumat (12/12/2014), saat ia masih menjalani perawatan di RSUD Sumedang, Jawa Barat.
Pihak keluarga akan membawa Een ke rumah duka di Cimalaka. Keluarga berencana memakamkan almarhumah di pemakaman keluarga besok.
Rani tak kuasa menahan air mata saat mengetahui Uwak Een, demikian ia biasa disapa, meninggal. Tak henti-hentinya ia mengusap air mata di wajahnya.
"Kehilangan banget. Uwak udah kayak ibu kita, sahabat kita. ngobrol apa-apa sama uwak," kata Rani sambil mengusapkan kerudung cokelat menghapus air matanya.
Banyak kenangan dari Een yang Rani dan teman-temannya ingat. Meski berbaring di ranjang, Een tetap mengajar anak-anak didiknya. Satu cita-cita Een yang belum terwujud yaitu merampungkan pembangunan rumah pintar.
medcom.id, Sumedang: Kepergian Een Sukaesih menyisakan duka mendalam bagi anak-anak didiknya. Sang Guru menghembuskan napas terakhir sekira pukul 15.20 WIB, Jumat (12/12/2014), saat ia masih menjalani perawatan di RSUD Sumedang, Jawa Barat.
Pihak keluarga akan membawa Een ke rumah duka di Cimalaka. Keluarga berencana memakamkan almarhumah di pemakaman keluarga besok.
Rani tak kuasa menahan air mata saat mengetahui Uwak Een, demikian ia biasa disapa, meninggal. Tak henti-hentinya ia mengusap air mata di wajahnya.
"Kehilangan banget. Uwak udah kayak ibu kita, sahabat kita. ngobrol apa-apa sama uwak," kata Rani sambil mengusapkan kerudung cokelat menghapus air matanya.
Banyak kenangan dari Een yang Rani dan teman-temannya ingat. Meski berbaring di ranjang, Een tetap mengajar anak-anak didiknya. Satu cita-cita Een yang belum terwujud yaitu merampungkan pembangunan rumah pintar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RRN)