Tangerang: Dinding jembatan kali Cisadane di Desa Cihuni, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang longsor, bahkan sebagian badan jembatan ikut tergerus air hujan yang turun sejak selasa 31 Desember 2019.
Warga berharap pemerintah dan instansi terkait segera memperbaiki atas longsornya dinding jembatan yang menghubungkan warga desa menuju RS Ashobirin dan Jalan Raya Serpong itu. Warga khawatir, jika jembatan penghubung kali Cisadane itu, tak segera dilakukan perbaikan akan segera roboh.
“Kami berharap segera ada penanganan, kalau terburuk harus ditutup-tutup saja sementara, dari pada mengancam keselamatan,” kata Milhan warga Kampung Cihuni, Rabu, 1 Januari 2020.
Sepengetahuan dirinya, jembatan penghubung antara wilayah Kota Tangsel dan Kabupaten Tangerang itu, sudah dibangun lama dan belum ada perbaikan fisik.
"Pasti rawan juga, terlebih jembatan ini juga sudah tua dari 1992 kalo tidak salah,” jelasnya.
Saat ini warga dibantu oleh petugas keamanan perumahan, memagari area badan jembatan yang longsor, dengan menempatkan corong (cone) pembatas jalan.
Diterangkan Milhan, selain menjadi penghubung warga Cihuni, jembatan ini juga menjadi penghubung warga Priyang, Kelurahan Pondok Jagung, Kecamatan Serpong Utara untuk menuju Pagedangan, baik itu jalur pintas menuju Gading Serpong seperti menuju Sumarecon Mall Serpong dan RS St Carolus.
Tangerang: Dinding jembatan kali Cisadane di Desa Cihuni, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang longsor, bahkan sebagian badan jembatan ikut tergerus air hujan yang turun sejak selasa 31 Desember 2019.
Warga berharap pemerintah dan instansi terkait segera memperbaiki atas longsornya dinding jembatan yang menghubungkan warga desa menuju RS Ashobirin dan Jalan Raya Serpong itu. Warga khawatir, jika jembatan penghubung kali Cisadane itu, tak segera dilakukan perbaikan akan segera roboh.
“Kami berharap segera ada penanganan, kalau terburuk harus ditutup-tutup saja sementara, dari pada mengancam keselamatan,” kata Milhan warga Kampung Cihuni, Rabu, 1 Januari 2020.
Sepengetahuan dirinya, jembatan penghubung antara wilayah Kota Tangsel dan Kabupaten Tangerang itu, sudah dibangun lama dan belum ada perbaikan fisik.
"Pasti rawan juga, terlebih jembatan ini juga sudah tua dari 1992 kalo tidak salah,” jelasnya.
Saat ini warga dibantu oleh petugas keamanan perumahan, memagari area badan jembatan yang longsor, dengan menempatkan corong (cone) pembatas jalan.
Diterangkan Milhan, selain menjadi penghubung warga Cihuni, jembatan ini juga menjadi penghubung warga Priyang, Kelurahan Pondok Jagung, Kecamatan Serpong Utara untuk menuju Pagedangan, baik itu jalur pintas menuju Gading Serpong seperti menuju Sumarecon Mall Serpong dan RS St Carolus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ALB)