: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Foto: ANT/Puspa Perwitasari
: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Foto: ANT/Puspa Perwitasari

Sudut Pandang Khofifah Menyikapi Penusukan Wiranto

Nasional Wiranto Diserang
Antara • 11 Oktober 2019 11:27
Madiun: Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyesalkan insiden penyerangan terhadap Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM (Menkopolhukam) Wiranto di Pandeglang, Banten. Khofifah menilai kejadian nahas itu bisa terulang di lokasi lain.
 
Khofifah berharap Polri bisa mengusut tuntas dalang dan motif penyerangan tersebut. Dia mengatakan semestinya aksi tidak terjadi bila seluruh masyarakat mengedepankan sikap tabayyun dan saling menghormati.
 
"Sangat disayangkan apa pun alasannya aksi kekerasan seperti itu seharusnya tidak terjadi dan tidak boleh ditoleransi. Bukan karena Pak Wiranto pejabat, tapi sebagai sesama warga bangsa yang punya kedudukan yang sama di mata hukum," ujar Khofifah saat gelaran Tahlil Kubro di Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) 1 Madiun, Kamis, 10 Oktober 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam kegiatan tahlil tersebut, Khofifah mengajak masyarakat selalu berpedoman kepada negara, Pancasila, dan agama. Kehidupan, kata dia, harus berbangsa, berpancasila, dan beragama.
 
Ia meminta ketiganya harus saling beriringan bukan dihadapkan. Dia mengatakan saat ini banyak yang membenturkan, kehidupan berbangsa dibenturkan dengan agama atau sebaliknya sehingga mengancam persatuan dan kesatuan.
 
"Antara ketiganya (berbangsa, berpancasila, dan beragama) kalau terjadi salah paham bisa terjadi seperti kejadian di Banten yang menimpa Menkopolhukam. Ini tidak benar," jelasnya.
 
Khofifah berpesan agar masyarakat membaca lebih dulu informasi yang diterima. Dia mengatakan bila pesan yang diterima tidak bermanfaat atau meragukan, untuk tidak menyebarkan.
 
"Pemimpin juga harus mengingatkan masyarakatnya. Paling tidak masyarakat memahami apa yang boleh dan tidak dilakukan," bebernya.
 
Menkopolhukam Wiranto diserang usai menghadiri peresmian Gedung Kuliah di Universitas Mathla Anwar di Pandeglang, Banten, Kamis, 10 Oktober 2019. Wiranto mendapat penanganan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.
 

 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif