Odong-odong yang tertabrak kereta api di Desa Silebu, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten
Odong-odong yang tertabrak kereta api di Desa Silebu, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten

Beroperasi di Jalan Raya, Odong-odong Bakal Ditilang

Antara • 02 Agustus 2022 16:59
Lebak: Kepolisian Resor (Polres) Lebak melarang odong-odong beroperasi di jalan raya. Hal ini  guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas yang bisa mengakibatkan korban jiwa maupun luka.
 
"Kita tidak main-main jika ditemukan odong-odong beroperasi di jalan raya akan dilakukan penilangan," kata Kapolres Lebak AKBP Wiwin Setiawan di Lebak, Selasa, 2 Agustus 2022.
 
Odong-odong itu tidak boleh beroperasi di jalan raya karena dapat menimbulkan kecelakaan. Sebelumnya, kecelakaan odong-odong terjadi di Kabupaten Serang yang menyebabkan 10 orang meninggal dunia dan 23 orang luka.
 
Karena itu, Polres Lebak melarang kendaraan odong-odong beroperasi di jalan raya guna mencegah kecelakaan.
 
"Kami minta pemilik odong-odong agar mematuhi larangan itu," ujar dia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia mengatakan pihaknya telah menyosialisasikan larangan odong-odong beroperasi di jalan raya kepada pemilik odong-odong maupun masyarakat. Kepolisian juga telah memasang spanduk peringatan di jalan raya.
 
"Kami mengintruksikan kepada anggotanya jika ditemukan kendaraan odong-odong beroperasi di jalan raya dilakukan penilangan," tegasnya.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif