Solo: Raja Pura Mangkunegaran Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara IX meninggal dunia di Jakarta, pukul 02.50 WIB, Jumat, 13 Agustus 2021. Beliau tutup usia pada 70 tahun.
Raja meninggalkan seorang istri bernama Sukmawati dan empat orang anak. Yakni GPH Paundrakarna Sukmaputra Jiwanegara, GRA Putri Agung Suniwati, GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo, serta GRA Ancillasura Sudjiwo.
Berikut adalah beberapa hal terkait proses pemakaman yang akan dilakukan pada Minggu, 15 Agustus 2021:
1. Akan dimakamkan di Astana Giri Layu
Perwakilan staf humas Pura Mangkunegaran Surakarta Joko Pramudyo mengatakan saat ini jenazah sedang dalam perjalanan dari Jakarta menuju Solo, Jawa Tengah. Sesudah sampai di Pura Mangkunegaran, dikatakannya, jenazah akan disemayamkan di Dalem Ageng.
"Nanti untuk selanjutnya jam berapa dan kapan (untuk pemakaman) menunggu 'dawuh' (perintah) dari keluarga. Yang baku di Astana Girilayu," kata Joko, dilansir dari Antara, Jumat, 13 Agustus 2021.
Mengenai prosesi pemakaman tersebut, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak TNI/Polri terkait penerapan protokol kesehatan.
2. Ratusan polisi siapkan untuk pengamanan
Sebanyak 275 personel dari Polres Kota Surakarta telah disiapkan untuk pengamanan acara pemakaman Raja Pura Mangkunegaran KGPAA Mangkunagoro IX yang akan dimakamkan di Astana Girilayu, Matesih Karanganyar, Jawa Tengah, pada Minggu, 15 Agustus 2021.
"Kami menurunkan 275 personel untuk melakukan pengamanan selama waktu persemayaman hingga proses pengawalan jenazah menuju ke Astana Girilayu Metesih Karanganyar," kata Kepala Polresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjutak, di sela pengamanan Pura Mangkunegaran Surakarta, Jumat, 13 Agustus 2021.
Ade mengimbau agar warga masyarakat tidak perlu datang ke Pura Mangkunegaran untuk melayat karena masih masa pandemi covid-19.
Baca: Raja Mangkunegara IX Meninggal Dunia
3. Pura Mangkunegaran ditututup untuk umum
Ade juga mengungkapkan bahwa hanya pihak keluarga dan kerabat yang bisa mengakses Pura Mangkunegaran. Sebelum melakukan perjalanan ke Karanganyar, keluarga akan melakukan tradisi di Pura Mangkunegaran selama 15 menit.
"Rombongan pembawa jenazah berangkat dari Jakarta sekitar pukul 11.00 WIB dan diperkirakan tiba di Solo, pukul 17.30 WIB. Bersama keluarga dan Satgas Covid-19, dan sudah disepakati akan memberlakukan satu akses masuk saja menuju Pura Mangkunegaran," beber Ade.
4. Dimakamkan dengan adat Mataram
Pelaksana Tugas (Plt) Pengageng Kabupaten Mandrapura Pura Mangkunegaran Surakarta Supriyanto Waluyo mengatakan proses pemakaman menggunakan adat Mataram. Tata caranya hampir sama dengan prosesi adat Jawa.
"Namun nanti ada yang beda karena beliau kan raja," kata Supriyanto.
Solo: Raja Pura Mangkunegaran Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara IX
meninggal dunia di Jakarta, pukul 02.50 WIB, Jumat, 13 Agustus 2021. Beliau tutup usia pada 70 tahun.
Raja meninggalkan seorang istri bernama Sukmawati dan empat orang anak. Yakni GPH Paundrakarna Sukmaputra Jiwanegara, GRA Putri Agung Suniwati, GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo, serta GRA Ancillasura Sudjiwo.
Berikut adalah beberapa hal terkait proses pemakaman yang akan dilakukan pada Minggu, 15 Agustus 2021:
1. Akan dimakamkan di Astana Giri Layu
Perwakilan staf humas Pura Mangkunegaran Surakarta Joko Pramudyo mengatakan saat ini jenazah sedang dalam perjalanan dari Jakarta menuju Solo, Jawa Tengah. Sesudah sampai di Pura Mangkunegaran, dikatakannya, jenazah akan disemayamkan di Dalem Ageng.
"Nanti untuk selanjutnya jam berapa dan kapan (untuk pemakaman) menunggu 'dawuh' (perintah) dari keluarga. Yang baku di Astana Girilayu," kata Joko, dilansir dari Antara, Jumat, 13 Agustus 2021.
Mengenai prosesi pemakaman tersebut, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak TNI/Polri terkait penerapan protokol kesehatan.
2. Ratusan polisi siapkan untuk pengamanan
Sebanyak 275 personel dari Polres Kota Surakarta telah disiapkan untuk pengamanan acara pemakaman Raja Pura Mangkunegaran KGPAA Mangkunagoro IX yang akan dimakamkan di Astana Girilayu, Matesih Karanganyar, Jawa Tengah, pada Minggu, 15 Agustus 2021.
"Kami menurunkan 275 personel untuk melakukan pengamanan selama waktu persemayaman hingga proses pengawalan jenazah menuju ke Astana Girilayu Metesih Karanganyar," kata Kepala Polresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjutak, di sela pengamanan Pura Mangkunegaran Surakarta, Jumat, 13 Agustus 2021.
Ade mengimbau agar warga masyarakat tidak perlu datang ke Pura Mangkunegaran untuk melayat karena masih masa pandemi covid-19.
Baca:
Raja Mangkunegara IX Meninggal Dunia
3. Pura Mangkunegaran ditututup untuk umum
Ade juga mengungkapkan bahwa hanya pihak keluarga dan kerabat yang bisa mengakses Pura Mangkunegaran. Sebelum melakukan perjalanan ke Karanganyar, keluarga akan melakukan tradisi di Pura Mangkunegaran selama 15 menit.
"Rombongan pembawa jenazah berangkat dari Jakarta sekitar pukul 11.00 WIB dan diperkirakan tiba di Solo, pukul 17.30 WIB. Bersama keluarga dan Satgas Covid-19, dan sudah disepakati akan memberlakukan satu akses masuk saja menuju Pura Mangkunegaran," beber Ade.
4. Dimakamkan dengan adat Mataram
Pelaksana Tugas (Plt) Pengageng Kabupaten Mandrapura Pura Mangkunegaran Surakarta Supriyanto Waluyo mengatakan proses pemakaman menggunakan adat Mataram. Tata caranya hampir sama dengan prosesi adat Jawa.
"Namun nanti ada yang beda karena beliau kan raja," kata Supriyanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MBM)