Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono di Nusa Dua, Badung, Bali, Rabu, 7 Juni 2023. Antara/ Rolandus Nampu
Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono di Nusa Dua, Badung, Bali, Rabu, 7 Juni 2023. Antara/ Rolandus Nampu

Panglima TNI Pertahankan Cara Persuasif Bebaskan Pilot Susi Air

Antara • 07 Juni 2023 16:26
Badung: Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengaku tetap memilih cara persuasif untuk membebaskan pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens dari penyanderaan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
 
"Untuk pilot sudah sering saya sampaikan bahwa kita tetap mengutamakan dialog, koordinasi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat dan juga Pj (Penjabat) Bupati Nduga, kita utamakan dengan cara persuasif, tidak dengan operasi militer," kata Yudo di Apurva Kempinski, Nusa Dua, Badung, Bali, Rabu, 7 Juni 2023.
 
Baca: Penyebab Pembebasan Pilot Susi Air Sulit Dilakukan

Yudo mengatakan alasan dia tetap mengambil langkah persuasif untuk menyelamatkan pilot Susi Air tersebut untuk mengantisipasi jatuhnya korban dari pihak masyarakat. Dia memastikan upaya penyelamatan tersebut tetap berjalan tanpa menggunakan cara-cara kekerasan.
 
"Kami tetap berusaha untuk menemukan, tentunya tapi tidak berdampak negatif atau berdampak korban di pihak masyarakat," jelasnya.
Yudo mengungkap tidak gampang melakukan dialog dengan KKB, sehingga tidak ada target waktu untuk membebaskan pilot tersebut. Tetapi pihaknya selalu berupaya agar langkah persuasif tersebut dapat menemui titik terangnya.
 
"Saya kira tidak ada target, tapi kita tetap terus berusaha. Karena kalau ditargetkan sampai kapan karena dialog ataupun koordinasi ini juga kan susah untuk menembus ke sana. Kesepakatan dua pihak ini kan juga nggak gampang," ungkapnya.
 
Yudo mengaku tetap melakukan komunikasi dengan Penjabat Bupati Nduga, berserta tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat agar upaya penyelamatan warga negara Selandia Baru tersebut tidak menimbulkan kerugian atau korban jiwa, terutama bagi masyarakat yang ada di distrik sekitar lokasi penyanderaan.
 
"Tentunya PJ bupati juga masih berusaha dan menyanggupi untuk itu dan menahan saya supaya tidak melaksanakan atau melancarkan operasi militer, termasuk tokoh agama, toko masyarakat juga demikian, sehingga kita tetap menjaga distrik-distrik di sekitar itu supaya tetap kondusif dan masyarakat tidak mengungsi gara-gara kejadian ini," ujarnya.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
 

 
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id

(DEN)




LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif