medcom.id, NTT: Maut menjemput Oriana Dorince Nau (30). Ibu hamil itu tewas pendarahan di depan puskesmas di Desa Fatukoa, Kecamatan Mollo Barat, Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur.
Nyawa Oriana tak tertolong lantaran saat akan melahirkan tak ada tenaga medis di puskesmas. Tenaga medis dan kepala puskesmas diketahui sudah tak berkantor selama dua bulan terakhir.
Di lantai depan puskesmas, masih terlihat darah korban berserakan. Sementara di rumah duka, keluarga korban histeris saat mengetahui Oriana pergi untuk selamanya.
Keluarga Oriana, Sefrits Nau menyayangkan kepala puskesmas dan tenaga medis yang mendapat tugas di daerah itu sudah tak masuk kantor selama dua bulan.
Kondisi bangunan puskesmas tak terurus. Lantai depan dan halaman sudah dipenuhi rumput. Ruang penyimpanan obat tampak berserakan.
Sefrits berharap, Pemerintah Timor Tengah Selatan memberikan hukuman kepada petugas puskesmas setempat. Mereka juga berjanji akan membawa masalah itu ke penegak hukum.
medcom.id, NTT: Maut menjemput Oriana Dorince Nau (30). Ibu hamil itu tewas pendarahan di depan puskesmas di Desa Fatukoa, Kecamatan Mollo Barat, Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur.
Nyawa Oriana tak tertolong lantaran saat akan melahirkan tak ada tenaga medis di puskesmas. Tenaga medis dan kepala puskesmas diketahui sudah tak berkantor selama dua bulan terakhir.
Di lantai depan puskesmas, masih terlihat darah korban berserakan. Sementara di rumah duka, keluarga korban histeris saat mengetahui Oriana pergi untuk selamanya.
Keluarga Oriana, Sefrits Nau menyayangkan kepala puskesmas dan tenaga medis yang mendapat tugas di daerah itu sudah tak masuk kantor selama dua bulan.
Kondisi bangunan puskesmas tak terurus. Lantai depan dan halaman sudah dipenuhi rumput. Ruang penyimpanan obat tampak berserakan.
Sefrits berharap, Pemerintah Timor Tengah Selatan memberikan hukuman kepada petugas puskesmas setempat. Mereka juga berjanji akan membawa masalah itu ke penegak hukum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TRK)