Gubernur Kalbar Sutarmidji (Foto: ANTARA/Rendra Oxtora)
Gubernur Kalbar Sutarmidji (Foto: ANTARA/Rendra Oxtora)

Jangan Kebablasan dengan Istilah Normal Baru

Antara • 13 Juni 2020 15:42
Pontianak: Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji mengingatkan masyarakat agar tidak kebabalasan mengartikan istilah normal baru yang akan diterapkan pemerintah ditengah pandemi covid-19.
 
"New normal itu perubahan perilaku. Tetap menjalankan aktivitas normal, namun dengan menerapkan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penularan covid-19," ujarnya, Sabtu, 13 Juni 2020.
 
Menurut Sutarmidji, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menerbitkan pedoman transisi the new normal atau tata kehidupan baru sebelum vaksin covid-19 ditemukan. Sebelum langkah pelonggaran pembatasan menuju new normal, masyarakat diminta tak kebablasan mengartikan fase tersebut.

"Kami sampai saat ini terus mempersiapkan berbagai hal, termasuk aktivitas belajar mengajar di sekolah. Walau Mendikbud berencana membuka kembali sekolah pada 13 Juli, kita di Kalbar belum tentu siap. Saya berencana memundurkan hingga Agustus supaya sekolah-sekolah bisa betul-betul siap," tutur dia.
 
Sampai hari ini, ujarnya, kasus konfirmasi positif covid-19 di Kalbar sebanyak 267 orang. Terbanyak di Pontianak, yaitu 40,8 persen atau 109 orang dan hari ini ada tambahan empat orang pasien yang sembuh.
 
Baca juga: Jawa Barat Antisipasi Gelombang Kedua Covid-19

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MEL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan