Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.

Pengusaha Karaoke Minta Perda Ditinjau Ulang

Nasional perda
Rhobi Shani • 14 Februari 2020 14:37
Jepara: Paguyuban Pengusaha Karaoke Jepara (PPKJ) meminta pemerintah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, meninjau ulang peraturan daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2016 tentang penyelenggaraan usaha pariwisata. Sebab dinilai sangat memberatkan pelaku usaha karaoke.
 
"Saya minta Perda ini dapat ditinjau ulang," kata Ketua PPKJ, Sukrisno Adi saat audiensi dengan Pemkab Jepara, Jumat, 14 Februari 2020.
 
Di dalam Perda Nomor 9 Tahun 2016 mengatur tempat karaoke merupakan fasilitas hotel bintang dua. Juga menjadi fasilitas restoran dan tempat karaoke harus terbuka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sukrisno meminta perlindungan hukum pemerintah kabupaten, yaitu dengan tetap memberikan kelonggaran operasional kepada pengusaha karaoke yang sudah menjalankan usahanya sejak sebelum Perda tersebut terbit.
 
"Kami minta perlindungan sambil proses mengurus izin," jelas Sukrisno.
 
Sementara Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Jepara, Mulyaji, mengatakan tidak ada toleransi dalam penegakan Perda. Sebab Perda disusun dengan mempertimbangkan berbagai aspek. Penetapan peraturan ini juga sudah disepakati kedua belah pihak, antara eksekuif dan legislatif.
 
"Pada prinsipnya kita tetap berpegang pada aturan hitam di atas putih, untuk menegakkan Perda ini," ungkap Mulyaji.
 
Mulyaji mepersilakan Perda tersebut digugat jika memang dianggap tidak relevan dan merugikan warga masyarakat. "Kami tidak berbicara tentang Perda karaoke saja, tapi berbicara perda secara keseluruhan," pungkas Mulyaji.
 
Salah satu pusat tempat hiburan karaoke di Jepara ada di kawasan pantai Pungkruk Desa Mororejo Kecamatan Mlonggo. Pada tahu 2014, puluhan bangunan tempat hiburan karaoke dirobohkan Pemkab Jepara lantaran berdiri di atas tanah negara. Kini, sejak dua tahun terakhir tempat karaoke kembali marak.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif