Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Bisri (Nikolas Panama)
Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Bisri (Nikolas Panama)

Dinkes Riau Waspada Penyebaran Hepatitis Akut

Nasional penyakit menular Dinas Kesehatan Kepulauan Riau Hepatitis Akut
Antara • 04 Mei 2022 14:04
Tanjungpinang: Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau bersiaga dan mengajak masyarakat setempat mewaspadai penularan hepatitis akut, yang baru-baru ini ditemukan di Jakarta dan Singapura.
 
Kepala Dinkes Kepri Muhamad Bisri mengatakan, sampai sekarang belum ditemukan kasus hepatitis akut di daerah itu. Namun Dinkes Kepri sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk penanganan hepatitis akut seandainya ditemukan di wilayah ini.
 
"Ini virus yang mudah menular, dan berbahaya, sehingga disebut akut. Jarang menyebabkan kematian," kata Bisri di Tanjungpinang, Rabu, 4 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, virus hepatitis menyerang bagian hati atau lever. Pasien hepatitis bisa pulih sementara, kemudian kambuh lagi. Hepatitis itu kemudian berkembang menjadi kanker.
 
"Sulit diobati, tetapi bisa sembuh sementara. Kemudian potensial kumat lagi," ucapnya.
 
Baca: IDAI Minta Masyarakat Mewaspadai Penularan Hepatitis Akut
 
Menurut dia, penularan hepatitia bisa melalui udara dan keringat. Penularan hepatitis berhubungan dengan pola hidup sehat.
 
Biasanya, penyebaran hepatitis melalui makanan jajanan. Karena itu, anak-anak sekolah yang doyan beli jajanan potensial tertular. 
 
Untuk menghindari penularan hepatitis akut, menurut dia anak-anak harus mulai membiasakan diri untuk mengonsumsi makanan yang bersih dan sehat. Selain itu, anak-anak juga harus menjaga kebersihan diri.
 
Hepatitis juga dapat menyerang orang dewasa, terutama yang memiliki kebiasaan hidup kurang baik, seperti suka mengonsumsi minuman beralkohol tinggi, mengonsumsi makanan berlemak yang berlebihan, dan kurang istirahat.
 
"Olah raga yang teratur, istirahat yang cukup, konsumsi makanan yang berkualitas dan rajin berolah raga dapat meningkatkan imun tubuh dari serangan hepatitis," tuturnya.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif