Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah (baju putih) didampingi Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Komarudin, saat memberikan konferensi pers terkait covid-19.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah (baju putih) didampingi Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Komarudin, saat memberikan konferensi pers terkait covid-19.

5 Warga Kota Tangerang Terpapar Omicron, 3 di Antaranya Penularan Lokal

Nasional Virus Korona pandemi covid-19 Kota Tangerang Omicron Varian Omicron
Hendrik Simorangkir • 21 Januari 2022 14:14
Tangerang: Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengungkapkan, warga terpapar covid-19 varian Omicron berjumla lima orang setelah dilakukan pelacakan. Sebanyak tiga di antaranya adalah penularan lokal. 
 
"Ada penambahan setelah dilakukan tracing. Ada penambahan satu warga yang terkonfirmasi," ujarnya, Jumat, 21 Januari 2022.
 
Arief menuturkan, dua dari tiga warga Kota Tangerang yang terkonfirmasi Omicron merupakan pelaku perjalanan luar negeri. Sedangakn tiga lainnya penularan lokal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita perlu waspada karena sudah banyak tranmisi lokal," ucapnya.
 
Arief enggan membeberkan di mana wilayah lima warganya yang terkonfirmasi Omicron tersebut. Namun, dia memastikan mereka merupakan warga Kota Tangerang.
 
Baca: Omicron Tembus Seribu Kasus, Warga DKI Diminta Disiplin Prokes
 
"Data kelima orang itu ada di Dinkes. Tapi yang pasti mereka warga ber-KTP Kota Tangerang. Dan kami telah menanganinya di rumah sakit," ucap dia.
 
Pihaknya akan kembali menerapkan mikro lockdown, jika terdapat dalam satu wilayah banyak kasus yang terkonfirmasi. Arief menambahkan, pihaknya pun telah kembali membuka rumah isolasi terkonsentrasi (RIT), untuk pasien yang hendak dikarantina.
 
"Kita lihat kasus per kasusnya, kalau memang satu wilayah cukup banyak, itu pasti dilakukan mikro lockdown. Jadi skenarionya sama dengan sebelumnya. Apabila masyarakat butuh isolasi, bisa hubungi puskesmas terdekat, untuk bisa dirawat di RIT. Makan minum akan diberikan Pemkot," jelasnya.
 
Arief mengaku tetap mengizinkan masyarakat melakukan kegiatan sosial dan ekonomi. Tapi, kata dia, masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan.
 
"Vaksin enggak menjamin, tapi dari kasus-kasus yang ada, vaksin mampu meminimalisir kasus jadi tidak lebih parah berat," katanya.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif