Wali Kota Bandung, Yana Mulyana. (Medcom.id/Roni K)
Wali Kota Bandung, Yana Mulyana. (Medcom.id/Roni K)

Hari Ini, Masuk Mal di Kota Bandung Wajib Sudah Vaksin Booster

Roni Kurniawan • 07 Juli 2022 12:03
Bandung: Pemerintah Kota Bandung menetapkan syarat wajib vaksin booster atau dosis ketiga untuk masuk ke ruang publik demi menekan penyebaran covid-19 sub varian baru BA.4 dan BA.5. Salah satunya masuk ke pusat perbelanjaan atau mal, masyarakat wajib telah mendapatkan booster.
 
Syarat wajib vaksin booster untuk masuk ruang atau lokasi publik di Kota Bandung ini termuat dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) Bandung Nomor 80 Tahun 2022 tentang Perubahan PPKM Level 1 Covid-19 di Kota Bandung. Syarat vaksin booster berlaku untuk masuk ruang publik seperti pusat perbelanjaan, mal, dan supermarket.
 
Dalam Perwal Nomor 80 Tahun 2022 disebutkan, pengunjung usia di atas 18 tahun wajib sudah vaksin booster untuk dapat masuk ke pusat perbelanjaan, mal, supermarket, dan hypermarket.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sedangkan, anak di bawah 12 tahun boleh masuk ke ruang-ruang publik namun wajib didampingi orang tua dan khusus bagi anak usia 6 sampai 12 tahun wajib menunjukkan bukti vaksinasi minimal dosis pertama.
 
Baca juga: Wajib Vaksin Booster di Bandung Mulai Berlaku Besok
 
Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, menargetkan vaksinasi dosis ketiga dapat mencapai 50 persen pada akhir Agustus 2022. Pengawasan di seluruh tempat pun akan lebih diperketat melalui PeduliLindungi serta Satgas Covid-19 yang telah dibentuk terutama di mal.
 
"Kita targetkan minimal vaksin dosis tiga mencapai 50 persen hingga akhir Agustus. Selain itu, kita juga akan gencarkan lagi pengawasan melalui aplikasi PeduliLindungi," kata Yana, di Balai Kota Bandung, Kamis, 7 Juli 2022.
 
Yana menyatakan Kota Bandung yang berada di wilayah aglomerasi memiliki kerentanan sangat tinggi tingkat penyebaran covid-19.  Terlebih dalam sebulan terakhir kasus covid-19 di Kota Bandung terus mengalamin kenaikan.
 
"Kota Bandung risikonya lebih tinggi karena pergerakan penduduknya sangat cepat. Berdasarkan data, konfirmasi kasus aktif terus mengalami peningkatan. Sehingga, mudah-mudahan melalui perwal baru bisa lebih awal mengatasi pandemi di Kota Bandung," ungkapnya.

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif