Jakarta: Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) tetap mempertahankan tingkat aktivitas Gunung Merapi berada di level III (Siaga). Saat ini kondisi gunung sangat aktif.
"Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas," ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Merapi BPPTKG, Heru Suparwaka, melansir Mediaindonesia.com, Jumat, 26 Februari 2021.
Dia menerangkan, potensi bahaya berada di sektor selatan-Barat Daya. Yakni meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km.
Baca: Gunung Merapi Muntahkan Lava Pijar 36 Kali dalam 12 Jam
Lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius tiga km dari puncak. Masyarakat direkomendasikan agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
Masyarakat diimbau mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. Pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi.
"Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali," tutup dia.
Jakarta: Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) tetap mempertahankan tingkat aktivitas
Gunung Merapi berada di level III (Siaga). Saat ini kondisi gunung sangat aktif.
"Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas," ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Merapi BPPTKG, Heru Suparwaka, melansir Mediaindonesia.com, Jumat, 26 Februari 2021.
Dia menerangkan, potensi bahaya berada di sektor selatan-Barat Daya. Yakni meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km.
Baca: Gunung Merapi Muntahkan Lava Pijar 36 Kali dalam 12 Jam
Lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius tiga km dari puncak. Masyarakat direkomendasikan agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
Masyarakat diimbau mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. Pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi.
"Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali," tutup dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LDS)