Bupati Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Khristofel Praing. (FOTO ANTARA/Benny Jahang)
Bupati Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Khristofel Praing. (FOTO ANTARA/Benny Jahang)

5.000 Rumah Rusak di Sumba Timur Akibat Siklon Tropis Seroja

Nasional puting beliung rumah rusak cuaca ekstrem badai angin kencang siklon tropis
Antara • 07 April 2021 13:25
Kupang: Pemerintah Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur menyatakan sekira 5.000 unit rumah penduduk rusak ringan dan berat akibat terjangan angin kencang siklon tropis Seroja. Bencana terjadi pada Minggu, 4 April dan Senin, 5 April 2021.
 
"Data sementara sudah 5.000 unit rumah penduduk yang rusak akibat terjangan angin kencang," kata Bupati Sumba Timur, Khristofel Praing, Rabu, 7 April 2021.
 
Dia menerangkan, data 5.000 unit rumah penduduk yang rusak itu masih bersifat sementara. Karena tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumba Timur masih melakukan pendataan di lapangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Rumah yang rusak bisa lebih dari 5.000 unit karena proses pendataan masih berlangsung di semua kecamatan," jelasnya.
 
Baca: Bandara Umbu Mehang Kunda Sumba Timur Tutup Akibat Banjir
 
Dia menambahkan, kerusakan serupa juga menimpa kantor-kantor pemerintah maupun swasta. Ia mengatakan, ada 22 kecamatan di Kabupaten Sumba Timur yang terdampak bencana badai siklon tropis Seroja.
 
"Kondisi paling parah terjadi di Kecamatan Kambera. Banyak rumah penduduk rusak akibat terjangan angin kencang dan lahan pertanian tergenang air banjir," terangnya.
 
Dia menerangkan, selain rumah penduduk, kerusakan juga terjadi pada infrastruktur jalan, jembatan serta Bendungan Kambaniru yang jebol akibat terjangan banjir. Tapi, kata dia, tidak ada korban jiwa dalam bencana itu.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif