Makassar: Metro TV meraih penghargaan Best of The Best dari seluruh karya jurnalistik Anugerah Jurnalistik Pertamina 2020. Penghargaan diserahkan langsung oleh SVP Corporate Communication & Investor Relation Agus Suprijanto.
Direktur Utama Nicke Widyawati mengatakan ajang Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) ke-18 kalinya ini, memiliki mekanisme berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Karya dilombakan di tingkat teritorial dan juara 1 setiap kategori yang dilombakan di masing-masing teritorial akan bersaing dengan teritorial lain dan media nasional pada AJP Tingkat Nasional.
“Jurnalis Sulawesi berhasil bersaing dengan Jurnalis di nasional dan teritorial lainnya serta menyabet 3 penghargaan untuk 3 kategori dan Best of the Best,” kata Nicke.
Selain menyabet best of the best, jurnalis Metro TV Amanda Komaling dengan Judul Karya Berkarya Tanpa Bicara juga menyabet juara 1 Kategori CSR. Sementara Juara 3 kategori Feature TV diraih oleh Jimmy Waterson Dapar dengan judul karya Pertashop Bantu Ekonomi Nelayan dari Kompas TV Manado, Juara 3 kategori Foto Essay diraih Maman Sukirman dari Sindo Makassar, dengan Judul Karya Pertamina Jamin Stok BBM-LPG Aman.
Nicke mengatakan tahun ini merupakan tahun penuh tantangan bagi semua karena adanya pandemi covid-19, tak terkecuali Pertamina. Namun berkat kerja keras, kolaborasi, efisiensi dan inovasi yang dilakukan, Pertamina tetap mencatatkan kinerja positif.
“Semua dapat kami lewati salah satunya juga karena dukungan jurnalis dalam memberitakan informasi positif dan konstruktif,” kata Nicke dalam sambutannya.
Dihubungi terpisah Amanda tidak menyangka raihan ini bakal dicapai olehnya. Karya selama 11 menit ini mengangkat tentang bagaimana kaum difabel tuna rungu di Kota Bitung, Sulut mendapatkan informasi seputar covid-19, melalui teman tuli mereka saling bertukar informasi. Bahkan, kelompok yang merupakan binaan Program CSR Pertamina Integrated Terminal Bitung ini memproduksi masker untuk diberikan sebagai bantuan kepada masyarakat Kota Bitung.
“Karya ini untuk insan pers semua dan untuk komunitas peduli tuli bitung (Kaleb),” ujar Amanda.
Makassar: Metro TV meraih penghargaan Best of The Best dari seluruh karya jurnalistik Anugerah Jurnalistik Pertamina 2020. Penghargaan diserahkan langsung oleh SVP Corporate Communication & Investor Relation Agus Suprijanto.
Direktur Utama Nicke Widyawati mengatakan ajang Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) ke-18 kalinya ini, memiliki mekanisme berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Karya dilombakan di tingkat teritorial dan juara 1 setiap kategori yang dilombakan di masing-masing teritorial akan bersaing dengan teritorial lain dan media nasional pada AJP Tingkat Nasional.
“Jurnalis Sulawesi berhasil bersaing dengan Jurnalis di nasional dan teritorial lainnya serta menyabet 3 penghargaan untuk 3 kategori dan Best of the Best,” kata Nicke.
Selain menyabet best of the best, jurnalis Metro TV Amanda Komaling dengan Judul Karya Berkarya Tanpa Bicara juga menyabet juara 1 Kategori CSR. Sementara Juara 3 kategori Feature TV diraih oleh Jimmy Waterson Dapar dengan judul karya Pertashop Bantu Ekonomi Nelayan dari Kompas TV Manado, Juara 3 kategori Foto Essay diraih Maman Sukirman dari Sindo Makassar, dengan Judul Karya Pertamina Jamin Stok BBM-LPG Aman.
Nicke mengatakan tahun ini merupakan tahun penuh tantangan bagi semua karena adanya pandemi covid-19, tak terkecuali Pertamina. Namun berkat kerja keras, kolaborasi, efisiensi dan inovasi yang dilakukan, Pertamina tetap mencatatkan kinerja positif.
“Semua dapat kami lewati salah satunya juga karena dukungan jurnalis dalam memberitakan informasi positif dan konstruktif,” kata Nicke dalam sambutannya.
Dihubungi terpisah Amanda tidak menyangka raihan ini bakal dicapai olehnya. Karya selama 11 menit ini mengangkat tentang bagaimana kaum difabel tuna rungu di Kota Bitung, Sulut mendapatkan informasi seputar covid-19, melalui teman tuli mereka saling bertukar informasi. Bahkan, kelompok yang merupakan binaan Program CSR Pertamina Integrated Terminal Bitung ini memproduksi masker untuk diberikan sebagai bantuan kepada masyarakat Kota Bitung.
“Karya ini untuk insan pers semua dan untuk komunitas peduli tuli bitung (Kaleb),” ujar Amanda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ALB)