Mantan ketua KPK, Abraham Samad (tengah). (ANT/Dewi Fajriani )
Mantan ketua KPK, Abraham Samad (tengah). (ANT/Dewi Fajriani )

Abraham Samad 'Jual' Pengalaman Memimpin KPK

Mulyadi Pontororing • 22 Mei 2018 11:45
Manado: Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengaku modal yang dia miliki untuk mengajukan diri sebagai calon presiden 2019 adalah pernah memimpin KPK. Menurutnya, modal yang dimilikinya tak dimiliki calon lain.
 
"Saya harus tahu diri, itu orang katakan. Tapi ada satu hal yang menjadi modal yang saya miliki yang mungkin tidak dimiliki (calon) yang lain. Apa itu? Saya pernah memimpin KPK," katanya dalam acara diskusi di Kota Manado, Sulawesi Utara, Senin malam, 21 Mei 2018.
 
Samad mengibaratkan, menjadi seorang pimpinan KPK seolah-olah berdiri di sebuah menara dan melihat ke bawah. Di mana setiap permasalahan di Indonesia bisa dilihat dan diketahui sebabnya. 

"Dan ketika melihat ke bawah kita akan tahu persoalan dari A sampai Z. Karena kita tahu persoalannya, maka kita juga tahu jalan keluar dari permasalahan-permasalahan tersebut. Itulah modal utama saya," terang samad.
 
Namun, menurut Samad, menjadi ketua KPK tidak cukup untuk menyelesaikan seluruh masalah. Sebab keterbatasan kewenanangan, karena KPK hanya penegak hukum.
 
"Anda tahu, oh ini persoalannya ada di sini. Oh ini, di sini. Tapi,  Anda tahu, Anda ini hanya sebagai ketua KPK, Anda tidak mungkin bisa selesaikan di sini. Hanya di sini, karena hanya di sini wilayah Anda, wilayah penegakkan hukum," tuturnya.
 
Samad mengatakan, pengalamannya selama di KPK akan digunakan untuk memimpin Indonesia bila terpilih jadi presiden. Dia mengklaim, tahu jalan keluar setiap masalah yang dihadapi Indonesia. 
 
"Inilah modal saya yang tidak dimiliki orang lain. Ini juga yang ditawarkan ke partai-partai dalam komunikasi politik," tandasnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LDS)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>