Tangsel Kesulitan Dapat Lahan untuk Bangun SMP Negeri
Salah satu SMP negeri di Tangsel. (Foto: Farhan D)
Tangerang: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan mengaku kesulitan mencari lahan untuk mendirikan sekolah negeri di Tangsel. Dari 180 SMP di Tangsel, hanya 22 sekolah negeri. Sisanya, SMP swasta.

“Kendalanya di kita itu lahan mahal. Kalau ada duitnya, luas lahan tidak sesuai standar,” kata  Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan kebudayaan kota Tangsel, Muslim Nur, Kamis, 12 Juli 2018.

Dia menerangkan, untuk membangun SMP yang sesuai standar membutuhkan minimal 6.000 meter. Sedangkan, mencari luas lahan tersebut di Tangsel sulit.


“Banyak itu 1.500 paling besar 2.000 meter. Ada yang punya 6.000 itu tidak mau jual, pengalaman kami selama ini seperti itu,” ucap dia.

Baca: Sistem Zonasi Persulit Peserta Didik

Muslim mengatakan, berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah kota Tangsel tahun 2016-2021 Dinas Pendidikan Kota Tangsel bakal menambah 2 sekolah SMP negeri baru.

Dia mengungkap, wilayah Kecamatan Ciputat menjadi prioritas pembangunan SMP negeri baru. Karena dari 22 SMP Negeri yang tersebar di 7 kecamatan se-Tangerang Selatan, hanya kecamatan Ciputat yang memiliki 1 SMP negeri.

“Kami harapkan tentu masyarakat yang tidak tertampung di negeri bisa mendaftar ke swasta, kami juga tentu berusaha mencukupi akses pendidikan bagi masyarakat kota Tangsel,” ucap dia.

Baca: Sistem Zonasi Dinilai Zalim



(LDS)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id