Insentif Covid tak cair, Nakes RSUD Komodo Labuan Bajo protes. Foto: Dok/Screenshot Metro TV
Insentif Covid tak cair, Nakes RSUD Komodo Labuan Bajo protes. Foto: Dok/Screenshot Metro TV

Insentif Covid Tak Cair, Nakes RSUD Komodo Geruduk Kantor Bupati

Imanuel R Matatula • 15 November 2022 15:44
Labuan Bajo: Puluhan tenaga medis dan dokter di RSUD Komodo Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur melayangkan protes karena belum menerima dana insentif penanganan Covid-19. Mereka mensinyalir dana insentif sebesar Rp18 miliar belum dibagikan oleh pihak manajemen rumah sakit.
 
Kepala Dinkes Manggarai Barat Paul Mami mengatakan besaran dana yang dipersoalkan saat ini masih utuh. Dana tersebut akan dibagikan sesuai porsi masing-masing tenaga medis pasien Covid-19, setelah mendapat rekomendasi dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK).
 
"Dana itu masih tersimpan dan belum dibagikan. Kami masih menunggu persetujuan dari BPK sebelum dana itu dibagikan kepada nakes," kata Paul Mami, dikutip dari Media Indonesia, 14 November 2022 .
 
Baca juga: Kasus Pemotongan Insentif Nakes, 10 Kepala Puskesmas di Mataram Diperiksa

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ketua Tim Medis RSUD Komodo dr. William Yoseph Angliwarman menyatakan, puluhan nakes yang datang ke kantor bupati mewakili rekan-rekan lainnya untuk mendapatkan hak mereka.
 
"Kami datang untuk minta kejelasan dana insentif tersebut," ucap William.
 
Menurut informasi, ada Rp18 miliar dari Rp 32 miliar dana insentif Covid-19 yang menjadi hak ratusan para nakes di RSUD Komodo. Namun, hingga kini, dana tersebut belum dicairkan. 
 
(MBM)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif