Ilustrasi perlintasan sebidang. Metro TV
Ilustrasi perlintasan sebidang. Metro TV

Warga Protes Perlintasan KA Sebidang di Bandara Adisutjipto Bakal Ditutup Permanen

Media Indonesia.com • 25 Januari 2023 17:36
Yogyakarta: Perlintasan kereta api di Bandara Adisucipto, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan segera ditutup. Kepala Dinas Perhubungan DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti menyebut, rencana penutupan perlintasan sebidang tersebut akan dilaksanakan pada 1 Februari 2023.
 
"Kita berbicara soal zero accident untuk penutupan perlintasan sebidang itu," kata dia di Gedung DPRD DIY, Rabu, 25 Januari 2023.
 
Ia pun menyebut, perlahan-lahan perlintasan kereta api sebidang yang ada akan ditutup semuanya. Pasalnya, penjagaan perlintasan sebidang oleh manusia ada potensi kelalaian. Selain itu, kecepatan kereta api semakin tinggi dan frekuensi perjalanannya akan semakin bertambah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia pun menyebut, keberadaan perlintasan sebidang di tempat tersebut sudah lama melanggar dan koordinasi untuk penutupan dilakukan sejak 2021. Di sisi lain, pihaknya juga tidak memiliki kewenangan dalam menjaga perlintasan sebidang, kewenangannya ada Direktorat Jendral Perkeretaapian, Kemeterian Perhubungan.
 
Baca: Terobos Palang Kereta, Pengendara Motor di Ngawi Tewas Terseret KA Sejauh 30 Meter

"Sudah sekian belas tahun kita membiarkan itu (perlintasan sebidang)," kata dia.
 
Mulai 2023 ini tidak adalagi penjagaan perlintasan sebidang di tempat tersebut. Ia mengungkapkan, pemerintah sudah menyediakan aksesibilitas jalur bawah tanah (underpass) untuk penumpang pesawat menuju bandara dan Underpass untuk kendaraan di sisi sebelah Timur.
 
Di sisi lain, warga yang tinggal di sekitar bandara memprotes rencana penutupan tersebut. Hal itu disampaikan oleh beberapa warga yang didampingi oleh Kepala Dukuh Sambisari Kidul, Febri Supriyanto saat beraudiensi dengan DPRD DIY.
 
Febri menceritakan, pihaknya memprotes rencana penutupan perlintasan tersebut karena merasa pihaknya tdak pernah diajak berkomunikasi.
 
"Kami keberatan karena perlintasan itu menjadi akses warga dari Maguwoharjo ke Berbah dan sudah dilalui bertahun-tahun yang lalu," kata Febri.
 
Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD DIY, Gimmy Rusdin Sinaga menyampaikan, pihaknya akan memanggil pihak PT Angkasa Pura I Bandara Adisucipto dan Direktorat Perkeretaapian untuk membahas permasalahan ini pada 31 Januari 2023. Ia pun berharap, penutupan perlintasan kereta api tersebut bisa diundur.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
 
(WHS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif