Ilustrasi. Korban diduga keracunan makanan masih dirawat di RSUD Kartini Jepara, Kamis 3 Mei 2018, Medcom.id - Rhobi Shani (Rhobi Shani)
Ilustrasi. Korban diduga keracunan makanan masih dirawat di RSUD Kartini Jepara, Kamis 3 Mei 2018, Medcom.id - Rhobi Shani (Rhobi Shani)

171 Orang Keracunan Nasi Uduk di Sukabumi

Nasional keracunan makanan
Antara • 13 September 2019 10:20
Sukabumi: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menyebutkan jumlah warga Kampung Pangkalan, Cikidang, Sukabumi, menderita keracunan akibat mengonsumsi nasi uduk terus bertambah, sejak Selasa, 10 September 2019. Total hingga kini, Jumat, 13 September 2019 mencapai 171 orang.
 
"Pada Kamis, 12 September jumlah warga RT 03/03, Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung yang keracunan 149 orang tetapi hari ini menjadi 171 orang," kata Kepala Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna di Sukabumi, Jumat, 13 September 2019.
 
Dari jumlah tersebut, sebanyak 60 warga dirawat di RSUD Sekarwangi Cibadak, 65 warga dirawat di RSUD Palabuhanratu, 44 orang rawat jalan, dan dua lainnya meninggal. Dia mengungkap warga yang memilih rawat jalan masih dipantau Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi dan Puskesmas Bantargadung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Khawatir kondisinya kesehatannya kembali menurun dan membutuhkan perawatan medis," imbuhnya.
 
Dia menerangkan mayoritas korban yang dirawat adalah anak-anak dan sebagian balita. Dua korban meninggal atas nama Dewi Agung, 37, dan Rendy Saputra, 7, karena kondisinya semakin buruk.
 
"Untuk jumlah warga yang mengalami keracunan ini bisa saja kembali bertambah. Maka dari itu, kami menyiagakan relawan untuk membantu warga dalam proses evakuasi," tambahnya.
 
Daeng mengatakan petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Puskesmas dan unsur musyawarah pimpinan kecamatan (Muspika) Bantargadung masih mendata dan memantau di lokasi. Termasuk memantau warga yang dirawat intensif di sejumlah RSUD.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif