Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir di Komplek Kepatihan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa, 21 Mei 2019. Medcom.id/ Patricia Vicka.
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir di Komplek Kepatihan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa, 21 Mei 2019. Medcom.id/ Patricia Vicka.

Warga Daerah Diimbau Tak ke Jakarta Menanggapi Pemilu

Nasional pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Patricia Vicka • 21 Mei 2019 13:00
Yogyakarta: Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir meminta kepada seluruh warga Muhammadiyah tidak berangkat ke Jakarta untuk menanggapi pengumuman Pilpres 2019. Penyampaian rasa tidak puas pada hasil pemilu bisa dilakukan di daerah masing-masing.
 
"Sebaiknya besok enggak perlu berangkat ke Jakarta. Kalau mau sampaikan aspirasi di tempat masing-masing saja," kata Haedar di Komplek Kepatihan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa, 21 Mei 2019.
 
Haedar mengimbau semua pihak menahan diri menyebarkan ucapan dan melakukan tindakan yang dapat memecah belah bangsa. Apalagi saat ini umat muslim tengah menjalani ibadah puasa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadikan Bulan Ramadan untuk refleksi diri. Menahan segala macam hal yang merusak nilai-nilai puasa," jelas Haedar.
 
Haedar juga meminta para elit dan tokoh bangsa ikut menahan diri dan menjadi contoh untuk tidak mengeluarkan pernyataan yang dapat menimbulkan konflik. "Jadi pejabat juga berpuasa dari berbagai macam langkah, ucapan dan ujaran yang menimbulkan pro dan kontra," pungkas Haedar.
 
Sebelumnya KPU resmi menetapkan hasil rekapitulasi nasional perolehan suara Pemilu 2019. Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul.
 
Hasil rekap dalam berita acara yang dibacakan Komisioner KPU, Evi Novida Ginting Manik, Jokowi-Ma'ruf memperoleh 85.607.362 (55,50%) suara sementara paslon Prabowo-Sandi memperoleh 68.650.239 (44,50%) suara. Berdasarkan rekap KPU, selisih suara kedua paslon sebanyak 16.957.123 suara atau 11 persen.
 
KPU menetapkan total pemilih di dalam maupun luar negeri sebanyak 199.987.870 warga. Sebanyak 158.012.506 pemilih menggunakan hak suaranya, sehingga bisa dikatakan partisipasi pemilih dalam pilpres mencapai 81,97 persen.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif