Warga berada di sekitar TPSS Desa Mangun Jaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. (Foto: Medcom.id/Antonio)
Warga berada di sekitar TPSS Desa Mangun Jaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. (Foto: Medcom.id/Antonio)

Pemkab Bekasi Tak Mampu Bangun PLTSa Mandiri

Nasional sampah menumpuk pengelolaan sampah
Antonio • 09 September 2019 14:34
Bekasi: Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengaku tak bakal membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) secara mandiri. Pemkab akan cari alternatif lain menangani sampah yang kadung menggunung.
 
"Karena teknologi itu anggarannya besar, triliunan. APBD kita enggak akan sanggup. Paling kita kerja sama dengan pihak ketiga (membangun PLTSa)," ujar Kepala Bidang Kebersihan DLH Kabupaten Bekasi, Doddy Agus, Senin, 9 September 2019.
 
Doddy mendorong agar Pemkab Bekasi masuk dalam Perpres Nomor 35 Tahun 2018 Tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik berbasis Teknologi Ramah Lingkungan. Menurut dia dengan cara itu, pihaknya akan mendapatkan bantuan teknologi dan bantuan subsidi pengelolaan sampah dari APBN.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sedang kita naikkan suratnya ke bupati. Semoga dalam waktu dekat ditandatangani dan kita akan sampaikan ke Kementerian Kemaritiman supaya Bekasi masuk salah satu kota di Perpres Percepatan Penanganan Sampah," ujarnya.
 
Selain mengusulkan untuk masuk dalam Perpres tersebut, lanjut Doddy, hal lain yang perlu dilakukan untuk penanganan sampah di Kabupaten Bekasi yakni dengan memperluas tempat pembuangan akhir (TPA) Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Selanjutnya, pengurangan sampah dari sumber dengan melakukan pemilahan.
 
"Yang paling urgen adalah pembebasan lahan, itu yang paling penting," tutupnya.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif