Kapolsek Menes, Kabupaten Pandeglang Kompol Driyono mendapati lima luka tusukan saat penyerangan terhadap Menko Polhukam Wiranto. (Foto: Medcom.id/Hendrik)
Kapolsek Menes, Kabupaten Pandeglang Kompol Driyono mendapati lima luka tusukan saat penyerangan terhadap Menko Polhukam Wiranto. (Foto: Medcom.id/Hendrik)

Kapolsek Menes Terkena 5 Tusukan

Nasional Wiranto Diserang
Hendrik Simorangkir • 11 Oktober 2019 16:31
Tangerang: Kapolsek Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kompol Driyono, mendapatkan lima luka tusuk saat berupaya melindungi Menko Polhukam Wiranto dari penyerangan. Luka tersebar di dada bagian kiri dan kanan, pundak bagian kiri, punggung, dan siku kiri.
 
"Saat itu (Wiranto) turun dari mobil, saya bersalaman. Kemudian balik badan, tiba-tiba yang laki-laki menerobos (untuk menusuk). Terus istrinya mau menusuk (Wiranto) saya halangi, akhirnya kena saya. Pisaunya itu dililit kain hitam," ujarnya, di RS Sari Asih, Kota Serang, Banten, Jumat, 11 Oktober 2019.
 
Menurut Driyono, peristiwa penusukan pertama kali dilakukan oleh pelaku Syahril Alamsyah alias Abu Rara. Sedangkan pelaku Fitri Andriana, istri Abu Rara, melakukan penyerangan sesaat kemudian.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Driyono mengaku tak tahu dirinya terluka. Usai Wiranto dievakuasi ia baru sadar terkena sabetan senjata pelaku.
 
"Saya minta ditemani oleh anggota ke Puskesmas Menes untuk diobati. Jalan kaki saya ke sana. Mungkin sekitar 500 meteran ke Puskesmas dengan pakaian yang sudah berlumuran darah," katanya.
 
Driyono kini dirawat di RS Sari Asih, Kota Serang, dengan penjagaan ketat pihak kepolisian. Penjagaan mulai dari pintu masuk utama, kemudian saat masuk ke ruang perawatan dan terahir penjagaan di depan kamar perawatannya yang di jaga oleh petugas kepolisian dari Polda Banten.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif