Suasana di depan Kampus SGU Tangerang, MTVN - Farhan Dwi
Suasana di depan Kampus SGU Tangerang, MTVN - Farhan Dwi

BSD Pagari Kampus lantaran SGU Tunggak Bayar Penggunaan Lahan

Nasional sengketa tanah
Laela Badriyah • 19 Desember 2016 17:24
medcom.id, Tangerang: PT Bumi Serpong Damai (BSD) Tbk mengaku memagar dan memasang papan pengumuman di sekeliling kampus Swiss German University (SGU) di Tangerang, Banten. Sebab SGU menunggak pembayaran menggunakan lahan milik BSD.
 
Demikian rilis disampaikanReno Hajar, kuasa hukum PT BSD yang diterima Metrotvnews.com pada Senin 19 Desember.
 
Mulai Sabtu 17 Desember, PT BSD memasang pagar dan papan pengumuman di sekeliling kampus SGU. Tindakan itu dilakukan di lahan dengan sertifikat atas nama PT BSD.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi bukan di atas lahan bersertifikat atas nama BSD yang tengah digunakan SGU atau pihak lain yang sedang diperkarakan di Pengadilan Negeri Tangerang," kata Reno.
 
Reno menyebutkan pemasangan pengumuman itu sebagai langkah perusahaan melaksanakan amanat berita acara pinjam pakai yang disepakati bersama pihak SGU. Kesepakatan itu dimulai pada 2010.
 
Namun SGU mencedarai perjanjian. Sejak Januari 2011, SGU tak melaksanakan kewajiban membayar penggunaan lahan.
 
Menurut Reno, SGU tak menunjukkan iktikad baik. SGU tak pernah membayar harga pengikatan yang tercantum pada perjanjian jual beli tanah dan bangunan (PPJB).
 
Kliennya, lanjut Reno, berulang kali memperingatkan SGU. Namun tujuh tahun berlalu, SGU tak menanggapi.
 
"Hingga akhirnya, dengan terpaksa PT BSD mengakhiri pinjam pakai penguasaan tanah dan bangunan di Edutown oleh PT SGU. Langkahnya berupa pemasangan papan pengumuman dan pemagaran tanah serta bangunan," tulis Reno dalam rilisnya.
 
Reno juga menyebutkan pemasangan pagar tak berkaitan dengan sidang gugatan pembatalan PPJB. Sebagaimana pasal 2 Berita Acara Fitting Out dan Pinjam Pakai (BAFOPP), PT BSD berhak mengakhiri pinjam pakai bila PT SGU lalai memenuhi kewajibannya.
 
Meski demikian, kata Reno, BSD tetap mengizinkan siapapun dari SGU untuk mengambil barang di area kampus. Tentunya, harus melaporkan diri ke petugas di area tersebut.
 
"Tujuannya untuk keamanan dan kenyamanan bersama. Selain itu, BSD juga tidak mengerahkan preman. Yang menjaga di lokasi itu adalah petugas pengamanan dan pekerja konstruksi pagar," ungkap Reno.
 

(RRN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif