Jemaah ABU Tour menghadiri sidang perdana di Pengadilan Negeri Makassar, Sulawesi Selatan, pukul 13.00 Wita. Medcom.id/Andi.
Jemaah ABU Tour menghadiri sidang perdana di Pengadilan Negeri Makassar, Sulawesi Selatan, pukul 13.00 Wita. Medcom.id/Andi.

Begini Keuntungan Agen dan Mitra ABU Tours

Nasional penipuan ibadah umrah Abu Tours Travel
Andi Aan Pranata • 19 September 2018 13:38
Makassar: Satu fakta baru terungkap dalam sidang perdana kasus travel umrah ABU Tours, di Pengadilan Negeri Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu 19 September 2018. Perusahaan itu memberikan bonus berlimpah kepada jejaring mitra dan agen untuk menarik minat masyarakat terhadap paket umrah murah.
 
Dalam kasus ini, bos ABU Tours Hamzah Mamba didakwa atas penggelapan dan penipuan atas 96 ribu lebih jemaah umrah dari 16 provinsi yang gagal berangkat.
 
Dalam sidang perdana yang dipimpin ketua majelis hakim Lumbang Tobing, Hamzah duduk mendengarkan pembacaan berkas dakwaan. Dakwaan dibacakan bergantian oleh jaksa penuntut umum, dikoordinasi jaksa Tabrani.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jaksa menyebut Hamzah Mamba memperdaya korbannya dengan berbagai promosi paket umrah murah. Antara lain seharga Rp12 juta dan Rp15 juta. Terdakwa menyebarnya ke berbagai daerah sehingga korban tertarik.
 
Untuk memuluskan perekrutan jemaah, terdakwa memberikan imbalan bagi agen dan jemaah. Upah atau fee senilai Rp500 ribu diberikan untuk setiap satu jemaah yang direkrut.
 
"Di luar itu agen juga diberi Rp1 juta perbulan untuk bagi hasil," kata jaksa Tabrani.
 
Jaksa menyebut imbalan seperti ini berlaku sejak tahun 2012. "Paket berlaku hingga tahun 2020," ujarnya.
 
Hamzah Mamba diajukan ke persidangan, usai dilimpahkan dari Polda Sulsel ke Kejaksaan Tinggi Sulsel. Dia dijerat dengan Pasal 372 KUHP tentang penggelapan, 378 KUHP tentang penipuan, serta Pasal 3 Undang-undang nomor 8 Tahun 2010 tentang pencucian uang.
 
Polisi menetapkan tiga tersangka lain dalam kasus ini, termasuk istri Hamzah bernama Nursyahriah Mansyur. Kasus mereka diajukan bertahap ke pengadilan.
 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif