Polisi menunjukkan barang bukti kasus kematian salah satu mahasiswa UNS saat mengikuti Diklat Menwa. Foto: Antara/Aris Wasita
Polisi menunjukkan barang bukti kasus kematian salah satu mahasiswa UNS saat mengikuti Diklat Menwa. Foto: Antara/Aris Wasita

Polisi Sita Senjata Replika Peserta Diklatsar Menwa

Triawati Prihatsari • 02 November 2021 18:04
Solo: Satreskrim Polresta Solo menyita senjata replika peserta Diklatsar Menwa UNS, Selasa, 2 November 2021. Selain senjata replika, mereka juga menyita helm peserta diklatsar.
 
"Tim sudah mengamankan sejumlah barang bukti (BB) tambahan yang mendukung hasil otopsi korban untuk penyidikan. Kita mengamankan BB dari markas Menwa UNS. Selain itu ada juga dokumen yang diamankan untuk BB," kata Kapolresta Solo, Kombes Ade S Simanjuntak, di Solo, Selasa, 2 November 2021.
 
Baca: Mahasiswa UNS Sudah Meninggal Saat Tiba di RS

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menjelaskan selain menyita sejumlah barang bukti tambahan, pada kesempatan yang sama juga dilakukan pemeriksaan saksi ahli, staf biro kemahasiswaan UNS, serta peserta dan panitia diklatsar.
 
Polresta Solo juga telah melakukan koordinasi dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk meminta perlindungan terhadap saksi.
 
Sementara pemeriksaan saksi ahli dilakukan pada ahli forensik yang melakukan otopsi korban Gilang Endi Saputra.
 
"Sampai saat ini, penyebab korban masih seperti yang sudah disampaikan yaitu luka akibat kekerasan benda tumpul. Dan korban sudah meninggal dunia saat tiba di RSUD Dr Moewardi Solo," ungkap Kasatreskrim Polresta Solo, AKP Djohan Andika.
 
Di sisi lain, Rektor UNS Prof Jamal Wiwoho mengaku sampai saat ini pihak UNS masih menunggu hasil otopsi resmi dari Polresta Solo. Namun demikian, pihaknya menyambut baik keluarnya hasil otopsi Gilang Endi Saputra, mahasiswa UNS yang meninggal saat mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklatsar) Korps Mahasiswa Siaga Batalyon 905 Jagal Abilawa UNS atau yang sering disebut Resimen Mahasiswa (Menwa) UNS.
 
"UNS sangat mempercayai profesionalisme pihak Kepolisian dalam proses penyidikan yang sudah mulai dilakukan dan sangat mengharapkan pengungkapan fakta-fakta yang sesungguhnya, agar kebenaran dan keadilan benar-benar ditegakkan," ungkapnya.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif