istimewa
istimewa

Hari Antikorupsi Sedunia, Siswa di Medan Diajak Wujudkan Indonesia Emas

Al Abrar • 09 Desember 2022 19:46
Medan: Sejumlah pemuda milenial di Sumatra Utara (Sumut) mengedukasi ratusan siswa di Sekolah Yayasan Perguruan (YP) Bina Bersaudara 1 Medan soal korupsi. Para siswa diedukasi dan diberi wawasan agar memahami dampak yang terjadi pada praktik korupsi.
 
Koordinator Wilayah GMC Sumut Yusuf Elfa Sagala mengatakan, kalangan siswa merupakan generasi bangsa yang diharapkan bisa menjadi pemimpin yang luar biasa, serta mampu membawa Indonesia menjadi bangsa yang sejahtera. Untuk mencapai tujuan itu, generasi mendatang harus memiliki sikap anti korupsi. 
 
Menurut Yusuf, sikap anti korupsi sangat penting dimiliki oleh para siswa. Yusuf menekankan pentingnya peran lingkungan sekolah untuk menanamkan sikap anti korupsi. Keterlibatan siswa dalam anti korupsi dapat dibagi dalam dua wilayah, yakni individual dan komunitas. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Untuk individual, di sini siswa dapat mencegah agar dirinya tidak berprilaku koruptif dan tidak korupsi. Sedangkan konteks komunitas siswa dapat mencegah agar rekan-rekannya sesama siswa maupun tergabung dalam OSIS tidak berprilaku koruptif dan korupsi," Jelas Yusuf. 
 
"Untuk mewujudkan itu semua, kami terus memberikan pemahaman dan pembelajaran tentang anti korupsi ini. Sebagaimana kita ketahui pada 2020 Ganjar mendapat predikat terbaik penghargaan dari KPK sendiri sebagai pemimpin di Jateng yang bebas adanya korupsi." sambungnya. 
 
Ia menambahkan, pihaknya akan kembali melakukan kolaborasi di sejumlah sekolah di Sumut agar lebih banyak siswa yang paham bahaya korupsi terhadap bangsa.
 
"Jadi, sudah sejak dini memahami korupsi. Tentu, mereka akan menjadi pemimpin yang sesuai diharapkan untuk mewujudkan Indoensia emas tersebut," pungkasnya. 
 
Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Bina Bersaudara I Medan Muhammad Nahlan Lubis menyatakan dirinya menyambut baik adanya acara anti korupsi yang diadakan GMC Sumut . Nahlan mengatakan, jika sudah sejak dini mereka mengetahui dampak korupsi, maka akan menjadi benteng yang baik bagi para siswa ke depannya. 
 
"Selain itu, ini membangun jati diri agar tidak melakukan korupsi. Efek baiknya mereka telah mengetahui dampak dan bahaya jika melakukan praktik korupsi yang tentunya menghancurkan negara ini," ucapnya.

 
(ALB)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif