Sidang lanjutan kasus kebakaran lembaga pemasyarakatan (Lapas) Tangerang di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang yang beragendakan tuntutan terhadap terdakwa ditunda.
Sidang lanjutan kasus kebakaran lembaga pemasyarakatan (Lapas) Tangerang di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang yang beragendakan tuntutan terhadap terdakwa ditunda.

Sidang Pembacaan Tuntutan Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang Ditunda

Hendrik Simorangkir • 12 Juli 2022 16:50
Tangerang: Sidang lanjutan kasus kebakaran lembaga pemasyarakatan (Lapas) Tangerang di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang yang beragendakan tuntutan terhadap terdakwa ditunda. Penundaan tersebut lantaran jaksa penuntut umum (JPU) belum siap.
 
"Kami lagi menghimpun data keterangan-keterangan saksi pada persidangan sebelumnya, berdasarkan rekaman dari fakta sidang. Kami himpun dahulu untuk dimasukkan ke dalam tuntutan," ujar Jaksa Penuntut Umum Kejari Kota Tangerang Adib Fachri, Selasa, 12 Juli 2022.
 
Sementara, kuasa hukum terdakwa Budi Hariyadi mengatakan, seharusnya sidang yang telah digelar sebanyak 17 kali ini membacakan tuntutan dari JPU terhadap terdakwa. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tapi karena jaksa kelihatannya belum siap untuk pembuatan tuntutannya, jadi mereka berargumen masih mengumpulkan data. Jadi sidang ditunda satu pekan ke depan," kata Budi.
 
Baca: Alarm Peringatan Tidak Berbunyi Saat Lapas Kelas I Tangerang Terbakar

Menurut Budi, ditundanya persidangan ini merupakan hal yang lumrah terjadi. Jika terdapat dari salah satu pihak yang belum siap, maka majelis hakim pun langsung menunda persidangan. 
 
"Kita juga sudah kasih pengertian ke para terdakwa untuk mengikuti alurnya, mau dibikin lama atau cepat kita ikuti. Karena memang jalurnya sidang seperti itu, kalau belum siap enggak mungkin dipaksakan," jelasnya.
 
Selain itu, Budi menambahkan, pihaknya juga akan memberikan bukti-bukti yang dapat meringankan para terdakwa sebelum adanya tuntutan itu. Bukti-bukti tersebut berupa dokumen dari Ditjen Pemasyarakatan untuk meringankan para terdakwa.
 
"Dokumen-dokumen itu dari Ditjen Pemasyarakatan yang telah diberikan kepada para keluarga korban seperti santunan pemakaman dan lainnya," ucap dia.
 
Sidang yang digelar di ruang 1 PN Tangerang ini menghadirkan empat orang terdakwa dalam kasus kebakaran tersebut. Keempatnya, merupakan pegawai Lapas Kelas I Tangerang, yakni Suparto, Rusmanto, Yoga Wido Nugroho, dan Panahatan Butar Butar. 
 
Suparto, Rusmanto, dan Yoda didakwa Pasal 359 KUHP. Sementara itu, Panahatan didakwa Pasal 188 KUHP.

 
(WHS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif