Kendaraan otonom atau Autonomous Vehicle pertama di Indonesia
Kendaraan otonom atau Autonomous Vehicle pertama di Indonesia

Mobil Tanpa Pengemudi Pertama di Indonesia Meluncur di Tangerang

Hendrik Simorangkir • 20 Mei 2022 23:36
Tangerang: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meluncurkan kendaraan otonom (Autonomous Vehicle) atau kendaraan tanpa pengemudi pertama di Indonesia yang dilaksanakan di BSD City, Kabupaten Tangerang. Saat ini, pihaknya tengah menggodok regulasi mengenai penggunaan kendaraan tersebut yang akan rampung tahun ini.
 
"Aturan mengenai penggunaan kendaraan otonom atau tanpa pengemudi di Indonesia tersebut rencananya akan rampung tahun ini. Kita sedang tahap finalisasi, tahun ini selesai," ujarnya, Jumat, 20 Mei 2022.  
 
Budi menuturkan, perkembangan industri otomotif saat ini sangat pesat. Budi menambahkan pemerintah berupaya mendukung perkembangan industri tersebut, baik infrastruktur maupun regulasinya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pemerintah juga berkolaborasi dengan swasta untuk memberikan kesempatan bagi perkembangan teknologi kendaraan listrik otonom. Kendaraan tanpa pengemudi ini juga selanjutnya akan menjadi tulang punggung transportasi di Ibu Kota Nusantara (IKN)," ucapnya.
 
Baca: Menhub Dorong Swasta Manfaatkan Kendaraan Otonom
 
Sementara itu, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan Autonomous Vehicle bisa membuat penyederhanaan sistem transportasi terutama untuk di kawasan Pemerintah Kabupaten Tangerang.
 
"Tentu kami sangat mensupport dan memberikan semangat kepada BSD City, Sinarmas Land untuk meningkatkan lagi potensi layanan masyarakat yang lebih ramah lingkungan. Dengan adanya mobil tenaga listrik ataupun sistem transportasi yang terintegrasi dengan digitalisasi ini akan mempermudah dan menguntungkan masyarakat," jelas Zaki.
 
Menurut Zaki, untuk sementara pengoperasian mobil otonom ini hanya di kota-kota satelit, karena diperlukan infrastruktur seperti titik-titik GPS dan juga jalan yang memang harus tersedia dengan baik, belum lagi masalah sensornya yang sangat sensitif. Kalau di jalan umum terbuka mungkin masih lama, kemungkinan kita baru bisa operasikan di jalan umum sekitar 5 sampai 10 tahun ke depan.
 
"Pengalaman saya naik mobil autonomous ini barusan, semuanya aman. Kecepatan juga aman, tidak terlalu cepat, kecepatan maksimum hanya 20 km/jam dan dilengkapi juga dengan sabuk pengaman. Jadi aman dan nyaman berada di dalam mobil autonom tersebut," kata Zaki.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif