Ilustrasi petugas medis penanganan covid-19. Antara/Muhammad Adimaja
Ilustrasi petugas medis penanganan covid-19. Antara/Muhammad Adimaja

Pertama Kali, Kasus Covid-19 di Jatim Bertambah di Atas 500

Nasional Virus Korona virus corona
Amaluddin • 22 Mei 2020 04:06
Surabaya: Kasus positif virus korona (covid-19) di Jawa Timur pertama kalinya meningkat signifikan. Tambahan 502 kasus per 20 Mei 2020 menambah pasien covid-19 di Jatim yang terdeteksi menjadi 2.942 orang.
 
"Dari jumlah itu ada 2.262 pasien masih dirawat," kata Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Covid-19 Jatim, Joni Wahyuhadi, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis malam, 21 Mei 2020.
 
Kota Surabaya masih menduduki daerah dengan penyumbang tambahan kasus terbanyak, yakni 311 orang. Disusul 57 kasus baru di Kabupaten Sidoarjo, 31 kasus di Kabupaten Probolinggo, dan 27 kasus di Kabupaten Gresik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian, empat kasus baru dideteksi di Kabupaten Nganjuk, tiga kasus di Kota Malang, dua kasus masing-masing di Kota Pasuruan, Kota Batu, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Mojokerto, Bojonegoro. Serta satu kasus masing-masing di Kabupaten Magetan, Kabupaten Tuban, Kabupaten Kediri, Kabupaten Malang, Kota Blitar, dan Kota Probolinggo.
 
Baca: Angka Kasus Covid-19 di Jatim Melesat Jadi 2.281 Orang
 
Dia menyebut 10 pasien covid-19 di Jatim sembuh. Tiga pasien sembuh berasal dari Kota Surabaya, dua orang masing-masing di Kabupaten Magetan, dan Kota Probolinggo. Ditambah satu orang masing-masing di Kabupaten Nganjuk, Sidoarjo dan Bangkalan.
 
"Sementara ini total pasien yang terkonfirmasi negatif atau sembuh di Jatim sebanyak 413 orang, atau setara 14,04 persen," ujarnya.
 
Pasien meninggal akibat covid-19 bertambah 15 orang. Rinciannya, 10 pasien dari Kota Surabaya, dan dua pasien masing-masing dari Kabupaten Gresik, Sidoarjo, serta satu orang di Kabupaten Pasuruan.
 
"Sehingga ada 258 total pasien meninggal dunia akibat covid-19 di Jatim, atau setara 8,77 persen," katanya.
 
Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah menjadi 5.267 pasien. Sebanyak 2.296 pasien masih dalam pengawasan, 2.456 pasien sudah selesai diawasi, dan 515 pasien meninggal dunia.
 
Orang dalam pemantauan (ODP) juga bertambah menjadi 23.271 orang. Rinciannya, sebanyak 3.989 orang masih dipantau, 19.190 orang sudah selesai dipantau, dan 92 orang meninggal dunia.
 
"Kami minta kepada masyarakat agar tetap di rumah, jangan berkerumun. Apalagi ini menjelang lebaran, identik banyak masyarakat belanja baju baru buat lebaran," pungkasnya.
 
Informasi lengkap tentang perkembangan penanganan pandemi covid-19 bisa langsung diakses di sini: https://www.medcom.id/corona
 

(SUR)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif