Sejumlah petugas Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) membentangkan papan informasi sosialisasi sistem kanalisasi di Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, Minggu (27/10/2019). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Sejumlah petugas Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) membentangkan papan informasi sosialisasi sistem kanalisasi di Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, Minggu (27/10/2019). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Kanalisasi 2-1 Jalur Puncak Diharap Mengatasi Kemacetan

Nasional lalu lintas Penataan Kawasan Puncak
Antara • 27 Oktober 2019 13:47
Bogor: Bupati Bogor Ade Yasin berharap uji coba sistem kanalisasi 2-1 memberikan perubahan signifikan terhadap arus lalu lintas di jalur Puncak yang selalu mengalami kemacetan pada akhir pekan. Sistem 2-1 juga diharap bisa menggantikan sistem buka-tutup atau arus lalu lintas satu arah yang sudah diterapkan selama ini.
 
"Sistem buka-tutup yang diberlakukan selama ini, kelemahannya adalah pada saat diberlakukan arus lalu lintas satu jalur, maka arus lalu lintas dari jalur lawannya tidak bisa berjalan," kata Ade di Bogor, Jawa Barat, Minggu, 27 Oktober 2019.
 
Ade menjelaskan kerugaian dari sistem satu arah adalah kendaraan tidak bisa melewati jalur sama sekali. Padahal di sepanjang Jalan Raya Puncak adalah kawasan komersial dan banyak rumah penduduk yang juga membutuhkan akses jalan dari arah Cisarua ke Gadog atau sebaliknya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dengan diberlakukan uji coba sistem 2-1, maka kendaraan dari Cisarua ke Gadong, kapan saja bisa berjalan," jelas Ade.
 
Pada uji coba sistem 2-1 di Jalur Puncak Bogor Minggu pagi, arus lalu lintas dari arah Gadog Ciawi menuju ke Cisarua di Puncak Bogor lebih lancar dibandingkan pada akhir pekan sebelumnya, meskipun kendaraan yang melintas masih merayap.
 
Dari pengamatan di simpang Gadog Ciawi Bogor sekitar pukul 07.00 WIB arus lalu lintas dari simpang Gadog menuju ke Cisarua masih tersendat.
 
Tetapi dengan adanya petugas Polisi Lalu Lintas, petugas Dinas Perhubungan serta sejumlah warga yang membantu, berangsur-angsur menjadi lebih lancar meskipun belum terlalu lancar.
 
Uji coba sistem 2-1 ini dilakukan oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Pemerintah Kabupaten Bogor dan Polres Bogor, pada Minggu mulai pukul 03.00-12.30 WIB, yakni dua lajur dari Gadog Ciawi menuju ke Cisarua dan satu lajur dari Cisarua menuju Gadog Ciawi.
 
Pada pukul 12.30-14.00 WIB, yakni satu lajur dari Gadog Ciawi dan satu lajur dari Cisarua.
 
Sedangkan lajur tengah ditutup sementara. Pada pukul 14.00-20.00 WIB, yakni satu lajur dari Gadog Ciawi ke Cisarua serta dua lajur dari Cisarua menuju Gadog Ciawi. Kemudian pada pukul 20.00-03.00 WIB diberlakukan arus lalu lintas normal, dua lajur.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif