Bandung: Persib Bandung dipastikan sebagai pengelola Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) mulai 2024 ini. Persib memiliki kontrak dari Pemerintah Kota Bandung untuk kelola Stadion GBLA selama 30 tahun kedepan.
Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono mengatakan, penanda tanganan pengelolaan GBLA sudah dilakukan oleh PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) selaku perusahaan yang menaungi Persib. Hal itu pun, lanjutnya, sekaligus jawaban setelah dilakukan proses lelang yang panjang sejak 2022 silam.
"Jadi GBLA sudah ditanda tangani tanggal 3 (Juli). Jadi tentunya ini sudah bisa dioperasionalkan," ujar Bambang di Balai Kota Bandung, Jumat, 5 April 2024.
Bambang menuturkan, bahwa dalam perjanjian tersebut, Persib ditetapkan sebagai pengelola setelah memenangkan proses lelang dan berhak untuk menggunakan stadion tersebut selama 30 tahun. Namun Bambang tak menyebutkan nilai kerjasama yang disepakati antara Pemkot Bandung dengan Persib dalam pengelolaan GBLA tersebut.
"Kedua belah pihak saling melengkapi, jadi biaya pemeliharaan dibebankan ke pihak kedua. Terus revenue dari pihak kedua masuk ke pendapatan dari daerah Kota Bandung," sahutnya.
Sementara itu, Operations & Human Capital Director PT Persib Bandung Bermartabat, Muhammad Iskandar, pengelolaan GBLA merupakan capaian yang ditunggu-tunggu selama ini. Terlebih dibangunnya GBLA pun di jaman mantan Wali Kota Dada Rosada, diperuntukkan bagi tim berjuluk Maung Bandung tersebut.
"Untuk itu, PERSIB memohon doa restu dan dukungan masyarakat Kota Bandung dan Jawa Barat untuk menjadikan Stadion GBLA kebanggaan kita semua," ujar Iskandar saat ditemui di kantor PT PBB, Jalan Sulanjana, Kota Bandung.
Bandung: Persib Bandung dipastikan sebagai pengelola Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) mulai 2024 ini. Persib memiliki kontrak dari Pemerintah Kota Bandung untuk kelola Stadion GBLA selama 30 tahun kedepan.
Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono mengatakan, penanda tanganan pengelolaan GBLA sudah dilakukan oleh PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) selaku perusahaan yang menaungi Persib. Hal itu pun, lanjutnya, sekaligus jawaban setelah dilakukan proses lelang yang panjang sejak 2022 silam.
"Jadi GBLA sudah ditanda tangani tanggal 3 (Juli). Jadi tentunya ini sudah bisa dioperasionalkan," ujar Bambang di Balai Kota Bandung, Jumat, 5 April 2024.
Bambang menuturkan, bahwa dalam perjanjian tersebut, Persib ditetapkan sebagai pengelola setelah memenangkan proses lelang dan berhak untuk menggunakan stadion tersebut selama 30 tahun. Namun Bambang tak menyebutkan nilai kerjasama yang disepakati antara Pemkot Bandung dengan Persib dalam pengelolaan GBLA tersebut.
"Kedua belah pihak saling melengkapi, jadi biaya pemeliharaan dibebankan ke pihak kedua. Terus revenue dari pihak kedua masuk ke pendapatan dari daerah Kota Bandung," sahutnya.
Sementara itu, Operations & Human Capital Director PT Persib Bandung Bermartabat, Muhammad Iskandar, pengelolaan GBLA merupakan capaian yang ditunggu-tunggu selama ini. Terlebih dibangunnya GBLA pun di jaman mantan Wali Kota Dada Rosada, diperuntukkan bagi tim berjuluk Maung Bandung tersebut.
"Untuk itu, PERSIB memohon doa restu dan dukungan masyarakat Kota Bandung dan Jawa Barat untuk menjadikan Stadion GBLA kebanggaan kita semua," ujar Iskandar saat ditemui di kantor PT PBB, Jalan Sulanjana, Kota Bandung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ALB)