Ilustrasi daging Ayam. (Foto : MI/Panca)
Ilustrasi daging Ayam. (Foto : MI/Panca)

Harga Tinggi, Pedagang Kelimpungan Jual Ayam Potong

Nasional kenaikan harga daging ayam Harga Ayam
Lampost • 16 Januari 2022 13:41
Bandar Lampung: Kenaikan harga ayam potong membuat pedagang bingung. Pasalnya, pembeli mulai jarang dan banyak beralih memenuhi asupan protein hewani dari telur ayam yang harganya sudah turun.
 
Berdasarkan laporan data pada Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional di Provinsi Lampung, daging ayam ras segar terus beranjak. Mulai Oktober 2021 harga ayam sudah Rp32.600 per kilogram (kg) dan terus naik pada Desember 2021 menjadi Rp34.550 per kg. Saat ini, selama Januari 2022, menembus Rp38.100 per kg.
 
"Harga ayam terus melambung, kami pedagang bingung. Mau dijual mahal enggak ada yang beli, mau dijual murah kami merugi. Stok di kandang juga sedikit," kata Pedagang Ayam di Pasar Gudanglelang Bandar Lampung, Suradi, Minggu, 16 Januari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Beberapa waktu lalu, lapaknya pun sempat tutup karena harga ayam melambung tinggi dan stok di kandang kosong. Namun saat ini mau tak mau ia terpaksa menjual daging ayam yang ada meskipun harganya tinggi. Di kiosnya, ia menjual ayam kecil dengan harga Rp32.000 per kg yang normalnya diharga Rp23.000 sampai Rp24.000 per kg.
 
Baca juga: ?Harga Tinggi, Pedagang Kelimpungan Jual Ayam Potong
 
"Pembeli juga kita kasih tau, mau gimana bingung kita juga sulit. Pembelinya sepi, hari ini saja 60 kg biasanya kalau weekend mencapai 100 kg. Kami berharap harga bisa normal kembali, pemerintah harus ambil peran," ungkapnya.
 
Begitupun disampaikan oleh Pedagang Ayam di Pasar Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung, Lilis.  Ia mengatakan ayam kecil Rp33.000, ukuran sedang Rp45.000, dan ukuran yang besar Rp60.000, sementara pembelinya sepi. 
 
"Harga ayam tinggi karena stok di kandang kosong. Sekarang saja sehari cuma terjual 50 kg. Apalagi dari kandangnya sudah dijatah, sebelumnya bisa 1.000 sampai 1.500 ekor, sekarang cuma boleh beli 500 ekor," ujar Lilis.
 
Sementara itu Peternak Ayam Petelur, Kasmani, mengatakan saat ini harga telur turun sementara harga ayam potong naik. Hal tersebut dipengaruhi ketersedian barang dan permintaan. Ayam produktif dipelihara untuk bertelur, sementara yang tidak produktif dijual.
 
"Telur turun saat ini di Lampung harga kandang Rp21.000 sampai Rp22.000 per kg. Harga daging ayam naik karena stok ayam potongnya berkurang," jelas dia.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif