Kabid Humas Polda Banten, Kombes Shinto Silitonga, di Merak, Banten, Rabu, 27 April 2022. ANTARA/Aji Cakti
Kabid Humas Polda Banten, Kombes Shinto Silitonga, di Merak, Banten, Rabu, 27 April 2022. ANTARA/Aji Cakti

Jaga Keamanan Arus Mudik, Brimob Akan Disiagakan di Pelabuhan Merak

Nasional Mudik Lebaran Pelabuhan Lebaran 2022 Info Mudik Mudik 2022
Antara • 27 April 2022 19:42
Merak: Polda Banten akan menyiapkan Satuan Brimob Polda Banten di Pelabuhan Merak dalam rangka mengantisipasi puncak arus mudik Lebaran 2022.
 
"Khusus pada hari Kamis, 28 April 2022, memang akan ada penebalan dari Satuan Brimob Polda Banten," kata Kabid Humas Polda Banten, Kombes  Shinto Silitonga, di Merak, Banten, Rabu, 27 April 2022.
 
Baca: 26 April: Ada 115 Kecelakaan Lalin saat Mudik

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tujuannya adalah selain untuk memberikan rasa aman, kata dia, anggota Brimob akan berada di Pelabuhan Merak sejak Kamis, 28 April 2022 mulai pukul 00.00 WIB.
 
"Dari rencana operasi, sebanyak 3.197 personel yang dilibatkan dalam operasi, dan 1.870 personel itu adalah personel Polda Banten dan polres jajaran," jelasnya
 
Shinto menyebutkan 1.309 personel lainnya adalah personel dari instansi lainnya, baik personel TNI maupun lainnya.
 
Dalam pelayanan penumpang, terutama di pelabuhan dan tol serta jalan nontol pada saat arus mudik Lebaran 2022, lanjut dia, pertama Polda Banten bisa melihat sejak 22 April 2022. Pada saat itu arus mudik masih dalam skenario hijau.
 
Ia menjelaskan bahwa hijau itu berarti normal. Dalam hal ini, Polda Banten memberlakukan, mulai tol, nontol, sampai Pelabuhan Merak masuk ke dermaga, pihaknya hanya berada di posisi pengamanan seperti biasa.
 
Dalam skenario kuning, kata dia, ketika terjadi kepadatan. Polda Banten bisa melihat dalam kurun waktu H-6 saat ini sejak 22 April terjadi peningkatan. Bahkan, untuk kendaraan yang exit dari Tol Merak ke Pelabuhan pada hari Rabu (27/4) tercatat bertambah 44 persen dari rata-rata 8.000 kendaraan meningkat hingga mencapai hampir 12.000 kendaraan.
 
"Ini artinya kepadatan memang berpotensial terjadi sehingga diskenariokan dengan skema kuning. Personel Direktorat Lalu Lintas melakukan rekayasa pada jalur Cikuasa Atas dengan melakukan buka tutup," ungkap Shinto.
 
Buka tutup ini disesuaikan dengan volume kendaraan ketika padat di kantong-kantong parkir menuju kapal, pihaknya menunggu kapal sandar, kapal bongkar muat sampai kapal start sehingga ketika sudah kosong di kantong-kantong parkir tersebut, kendaraan dari Cikuasa Atas bisa dibuka kembali untuk masuk ke kantong-kantong parkir, demikian seterusnya
 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif