Ilustrasi. Foto: ANT/Rahmad
Ilustrasi. Foto: ANT/Rahmad

MUI Jepara Dukung Kebijakan Tanpa Cadar

Nasional syariat islam menteri agama
Rhobi Shani • 01 November 2019 13:43
Jepara: Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Mashudi, mendukung larangan menggunakan cadar di instansi pemerintah. Dukungan sebagai bentuk toleransi dalam konteks kesatuan Negara Republik Indonesia (NKRI).
 
"Selama ini cadar-cadar yang menutupi wajah itu sesuai syariat. Tapi dalam konteks NKRI, boleh tanpa menutup (wajah) sebagai bentuk toleransi," ujar Mashudi saat dihubungi Medcom.id, Jumat, 1 November 2019.
 
Makna penggunaan cadar dan hijab saat ini mengalami pembiasan. Dia mengatakan penggunaan seragam pada pegawai pemerintah sebaiknya menggunakan kerudung sewajarnya saja.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Itu tidak menutup wajah, kemudian juga tidak menutup tangan berlebihan. Akan lebih manfaat dampaknya, dibanding menggunakan cadar nanti memunculkan dugaan yang tidak-tidak. Jadi MUI Jepara mendukung dan setuju kebijakan tanpa cadar, tapi kerudung biasa," kata Mashudi.
 
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Jepara, Diyar Susanto, mengatakan pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jepara tak ada yang menggunakan cadar. Begitu juga dengan pemakaian jilbab.
 
"Kalau kerudung ada. Tapi yang masih wajar tidak yang aneh-aneh dari biasanya," ungkap Diyar.
 
Pemerintah Kabupaten Jepara belum memiliki aturan berkait penggunaan cadar maupun jilbab bagi para pegawai. Namun, aturan pemakaian seragam bagi pegawai sudah ada.
 
"Namanya juga seragam, kan ya harus sama. Jadi kalau aturan seragam ada, tapi spesifik ke cadar tidak ada," tandas Diyar.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif