Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Warga Heboh Air PDAM Malang Bau Minyak Tanah

Nasional air bersih pdam air tanah
Daviq Umar Al Faruq • 12 November 2020 17:02
Malang: Warga Kota Malang, Jawa Timur, dihebohkan dengan peristiwa air Perumda Tugu Tirta Kota Malang (sebelumnya bernama PDAM Kota Malang) yang berbau minyak tanah. Fenomena air berbau minyak tanah ini dirasakan sejumlah warga di beberapa titik, dan sempat ramai diperbincangkan di media sosial.
 
Salah seorang warga Jalan Borobudur, Blimbing, Kota Malang, Yulia Halimatus, mengaku air berbau minyak tanah itu dirasakan keluarganya sejak Rabu, 11 November 2020. Dia mengaku langsung melaporkan fenomena tersebut ke Perumda Tugu Tirta Kota Malang.
 
"Gara-gara bau minyak itu saya hanya pakai air untuk mencuci saja. Kalau untuk minum tidak berani, takut beracun atau bagaimana karena belum ada penjelasan dari PDAM," katanya saat dikonfirmasi, Kamis, 12 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Yulia menceritakan, meski berbau minyak tanah, air yang mengalir di rumahnya tampak tidak terkontaminasi dengan minyak tanah atau sejenisnya. Dia mengungkap, mendapat informasi di sekitar rumahnya terdapat air yang berminyak dan keruh.
 
Baca:Pipa Bocor, Pasokan ke Pelanggan PDAM Bandung Terganggu
 
"Malah yang di Jalan Borobudur Agung berminyak dan agak keruh. Kalau di sini masih bening, cuma bau minyak. Masih belum ada petugas PDAM yang ke sini," bebernya.
 
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tugu Tirta Kota Malang, M Nor Muhlas, mengatakan pihaknya tengah menyelidiki keluhan warga terkait air berbau minyak tanah tersebut. Pihaknya juga melakukan penanganan dengan menguras tandon-tandon air di wilayah Wendit, Kabupaten Malang.
 
"Untuk penanganan sedang dilakukan untuk menghilangkan bau itu. Ini kita lagi menguras di tandon untuk pengambilan air. Di Wendit dikuras, ini sudah selesai," katanya.
 
Setelah menguras tandon, petugas Perumda Tugu Tirta Kota Malang bakal mengisi kembali air untuk normalisasi. Proses normalisasi diperkirakan memakan waktu sekitar satu hari.
 
"Untuk kembali normal, butuh waktu. Karena beberapa air kan sudah masuk ke jaringan rumah. Jaringan rumah itu pasti kalau tidak dibersihkan oleh yang punya rumah, berarti ada dampak. Artinya mereka masih ada air yang bau. Jadi air dibuang dulu," imbuhnya.

 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif