Tangerang: Warga Tangerang Selatan diimbau untuk tidak mudik, pada lebaran 2020. Masyarakat diminta untuk berlebaran dan beraktifitas di rumah.
"Demi keselamatan semua, dan tidak membahayakan orang tua, keluarga di kampung, untuk menahan tidak pulang kampung dulu di tahun ini," terang Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, di Tangerang Selatan, Banten, Rabu, 1 April 2020
Benyamin mengaku telah meminta sejumlah pihak swasta untuk tidak menjalankan program mudik gratis tahun ini. Sehingga penyebaran virus korona bisa berkurang.
Baca: Pemerintah Harus Antisipasi Warga yang Nekat Mudik
Namun, untuk warga Tangsel yang telah sampai di kampung halaman, diminta menerapkan aturan keselamatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Yakni isolasi mandiri selama 14 hari, dan menerapkan jarak sosial.
"Kalau sudah di sana, minimal bantu pemerintah menjaga kebersihan diri," ucapnya.
Sebelumya, pemerintah pusat menggodok opsi kebijakan tidak mudik Lebaran 2020 guna mencegah penyebaran virus korona. Luhut Binsar Pandjaitan yang ditugaskan sebagai pelaksana tugas (plt) Menteri Perhubungan mengatakan ada tiga skenario yang tengah dibahas.
Pertama, bussines as usual artinya mudik Lebaran seperti dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya. Kedua, meniadakan mudik gratis oleh perusahaan. Ketiga, skenario pelarangan mudik.
"Ketiga skenario itu akan segera dilaporkan kepada Presiden (Joko Widodo)," kata Luhut lewat juru bicaranya, Jodi Mahardi, di Jakarta, Rabu, 25 Maret 2020.
Tangerang: Warga Tangerang Selatan diimbau untuk tidak mudik, pada lebaran 2020. Masyarakat diminta untuk berlebaran dan beraktifitas di rumah.
"Demi keselamatan semua, dan tidak membahayakan orang tua, keluarga di kampung, untuk menahan tidak pulang kampung dulu di tahun ini," terang Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, di Tangerang Selatan, Banten, Rabu, 1 April 2020
Benyamin mengaku telah meminta sejumlah pihak swasta untuk tidak menjalankan program mudik gratis tahun ini. Sehingga penyebaran virus korona bisa berkurang.
Baca: Pemerintah Harus Antisipasi Warga yang Nekat Mudik
Namun, untuk warga Tangsel yang telah sampai di kampung halaman, diminta menerapkan aturan keselamatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Yakni isolasi mandiri selama 14 hari, dan menerapkan jarak sosial.
"Kalau sudah di sana, minimal bantu pemerintah menjaga kebersihan diri," ucapnya.
Sebelumya, pemerintah pusat menggodok opsi kebijakan tidak mudik Lebaran 2020 guna mencegah penyebaran virus korona. Luhut Binsar Pandjaitan yang ditugaskan sebagai pelaksana tugas (plt) Menteri Perhubungan mengatakan ada tiga skenario yang tengah dibahas.
Pertama,
bussines as usual artinya mudik Lebaran seperti dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya. Kedua, meniadakan mudik gratis oleh perusahaan. Ketiga, skenario pelarangan mudik.
"Ketiga skenario itu akan segera dilaporkan kepada Presiden (Joko Widodo)," kata Luhut lewat juru bicaranya, Jodi Mahardi, di Jakarta, Rabu, 25 Maret 2020.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LDS)