Hasil pertemuan menyatakan lahan milik warga yang tengah dalam proses rumah tinggal itu dinyatakan bukan fasos fasum. Metro TV
Hasil pertemuan menyatakan lahan milik warga yang tengah dalam proses rumah tinggal itu dinyatakan bukan fasos fasum. Metro TV

Selamat Pagi Indonesia

Klaim Pemkot Depok Tak Terbukti, Sengketa Tanah Warga di Atas Fasos Kelar

Nasional sengketa tanah Selamat Pagi Indonesia Kota Depok
MetroTV • 06 Januari 2022 13:42
Depok: DPRD Kota Depok memanggil eksekutif dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok. Pemanggilan tersebut untuk membahas klaim Iqbal Ferdiansyah, salah satu warga, atas lahannya yang dinyatakan sebagai fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos).
 
"Berdasarkan bukti-bukti yang ada, semuanya bukan tanah fasos, tanah fasum, dan bukan juga tanah aset Pemda" kata Kuasa Hukum Iqbal, Nurdin, dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia di Metro TV, Kamis, 6 Januari 2022.
 
Pertemuan melibatkan warga lingkungan, DPRD, pemkot, dan BPN Kota Depok dan digelar di ruang Komisi A DPRD Kota Depok. Dari pertemuan ini, diputuskan bahwa lahan milik warga yang tengah dalam proses rumah tinggal itu dinyatakan bukan fasos fasum.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ketua Komisi A DPRD Kota Depok, Hamzah, menegaskan sertifikat tanah yang dimiliki Iqbal Ferdiansyah sah sesuai diterbitkan sesuai aturan. Hasil pertemuan ini menjadi patokan bagi kebijakan pemkot ke depannya.
 
Sengketa ini berawal saat tanah dan rumah tinggal Iqbal ditentang warga sekitar karena dianggap membangun di atas lahan fasos dan juga fasum. Satpol PP Depok kemudian menyegel bangunan yang telah dalam proses pembangunan tersebut.
 
Penyegelan dilakukan karena tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). (Paulina Wijaya)
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif